KINERJA PEREKONOMIAN DAN BELANJA PEMERINTAH DAERAH OTONOMI BARU (DOB) DI PROVINSI SUMATERA BARAT
RESI YANTI NASARI, Dr. Akhmad Makhfatih, M.A.
2014 | Tesis | S2 Ekonomika PembangunanDesentralisasi merupakan salah satu kebijakan yang bertujuan untuk menciptakan pemerataan di seluruh daerah Indonesia.Perwujudan dari desentralisasi adalah adanya pemekaran yang diajukan oleh daerah.Tujuan dari pemekaran ini adalah untuk meningkatakan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan ekonomi.Daerah Otonomi Baru (DOB) sebagai daerah baru hasil pemekaran mempunyai kemampuan yang berbeda-beda dalam mewujudkan tujuan pemekaran tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perkembangan DOB di Sumatera Barat tahun 2005 sampai 2012 dengan tipologi Klassen berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat dan menganalisis potensi ekonomi unggulan yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada setiap DOB dengan analisis LQ dan shift share. Penelitian ini juga menganalisis pengelolaan belanja pemerintah DOB di Sumatera Barat dan menganalisis hubungan antara belanja modal dengan pertumbuhan ekonomi DOB. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan tipologi perekonomian yang lebih baik pada DOB dengan memakai indikator median pertumbuhan PDRB dan median pendapatan per kapita Sumatera Barat dari tahun 2005-2012. Setiap DOB memiliki dua sektor basis dan sektor pertanian merupakan sektor basis yang dimiliki oleh masing-masing DOB. Pasaman Barat merupakan DOB yang memiliki alokasi belanja modal yang lebih sedikit dibanding DOB yang lain, sehingga tidak mengalami kemajuan ekonomi pada tahun 2012. Belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi DOB di Provinsi Sumatera Barat.
Decentralization is one of the policies set up to promote equity in all regions of Indonesia. Embodiment of decentralization is the expansion proposed by region. The purpose of this division is to increase the welfare of the community through economic development. New Autonomous Region (DOB) as a new area of the division have differentabilities in realizing the objectives of the division. This study was conducted to analyze the development of new regions in West Sumatra in 2005 to 2012 with Klassen typology based on economic growth and income and analyze the economic potential sectors that can boost economic growth in each DOB with LQ and shift share analysis. This study also analyze about the management of government expenditure DOB in West Sumatra and determine the relationship between capital expenditure and economic growth DOB. The results showed that a change in the typology of the economy better at DOB with wear indicator median GDP growth and the median income percapita West Sumatera from 2005 to 2012. Each DOB has two basic sector and the agricultural sector is a sector basis owned by each DOB. West Pasaman is DOB that has capital expenditure less than DOB others, so that no economic progress in 2012. The capital expenditurea nd economic growth have significant and positive effect on DOB in the province of West Sumatera.
Kata Kunci : Pertumbuhan ekonomi dan belanja pemerintah/Economic growth and government spending.