PERAN KARANG TARUNA DALAM USAHA EKONOMI PRODUKTIF (UEP) GUNA MENDUKUNG KETAHANAN EKONOMI KELUARGA (STUDI DI KARANG TARUNA “WIDYA TARUNAâ€, DESA KEMADANG, KECAMATAN TANJUNGSARI, KABUPATEN GUNUNG KIDUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)
AJENG DYAH K., Dr. Suratno, M.Ec.
2015 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalProyeksi Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2013 jumlah pemuda mencapai 62, 6 juta yang artinya jumlah penduduk usia kerja yang besar diharapkan tidak menjadi beban pembangunan tapi justru menguntungkan pembangunan. Salah satu organisasi yang dianggap mampu menjadi wadah pembinaan dan pelatihan pemuda sejak dini adalah Karang Taruna. Ketahanan nasional dapat diukur dari ketahanan setiap pribadi dan keluarga karena ketahanan diri dan keluarga yang baik akan memperkuat ketahanan nasional. Karang Taruna Widya Tarunaadalah organisasi kepemudaan yang memiliki program unggulan UEP (Usaha Ekonomis Produktif) yang mampu memberdayakan kurang lebih 75 orang dalam sub.usaha pengelolaan parkir roda empat, pengelolaan pasar Desa Kemadang, persewaan kapal, dan persewaan tenda-kursi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dinamika dan produktivitas Karang Taruna yang berdiri sejak 23 Desember 1985 dan mengukur sejauh mana kontribusi Karang Taruna Widya Tarunadalam mendukung ketahanan ekonomi keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif (survey) dengan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karang Taruna Widya Taruna tergolong organisasi yang dinamis dan produktif. Dinamis karena dalam perkembangannya sejak tahun 1985 hingga sekarang diwarnai dengan kebijakan dan program yang beragam. Produktif dapat dilihat dari skor kinerja organisasi yang menunjukkan skor 2,60 kategori tinggi atau sangat produktif. Peran Karang Taruna secara statistik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan ekonomi keluarga (signifikansi 0,000) dengan model persamaan Y=28,225 + 0, 537X artinya bila peran Karang Taruna ditingkatkan 1 unit maka ketahanan ekonomi keluarga akan meningkat 0,537 unit. Variasi pada ketahanan ekonomi keluarga 15,8 persen ditentukan oleh variasi pada peran Karang Taruna. Peran Karang Taruna yang paling signifikan berpengaruh adalah peran Karang Taruna sebagai edukator dengan model persamaan Y=39,209+1,375X2yang berarti bila peran Karang Taruna sebagai edukator ditingkatkan 1 unit maka ketahanan ekonomi keluarga akan meningkat 1,375 unit.
Central Bureau of Statistics (BPS) in 2013 stated that the number of youth in Indonesia reached 62, 6 million, which means the working age population was very large. This population are expected not to be a burden but rather become a competitive factor of our national development. Karang Taruna is considered as an organization which capable of coaching and training the youth. National security can be measured from the resilience of individuals and families because self-reliant and good family would strengthen the national defense. Karang Taruna Widya Taruna is a youth organization that has excellent program called UEP (Productive Economic Business) which is able to empower about 75 people in several business, namely four-wheel parking management, Kemadang market management, rental boats, rental tents and chairs. This study was conducted to determine the dynamics and productivity of Karang Taruna Widya Taruna, which was established in 23 December 1985, and measure the extent of its contributionin supporting family economic resilience. The method which was used in this study was quantitative (survey) with regression analysis. The results showed that Karang Taruna Widya Tarunacan be classified as a dynamic and productive organization. Dynamic, as the organization had various policies and programs since its establishment in 1985. Meanwhile, “productive†can be seen from the organization's performance score of 2.60 which indicates a high or very productive category. The role of Karang Taruna has a significant and positive effect on the economic resilience of the family (significance 0.000) with the model equation Y = 28.225 + 0, 537X. If the role of Karang Taruna increased by 1 unit then the family's economic resilience will increase 0.537 units. The variancein the family's economic resilience is determined by the variance in the role of Karang Taruna (by 15.8 percent). The most significant role of Karang Taruna is Karang Taruna as an educator, with the model equation Y = 39.209 +1.375 X2. If the role of Karang Taruna as an educator rise 1 unit then the resilience of family economy will increase by 1,375 units. The results of the analysis used to generate recommendation for increasing the role of Karang Taruna.
Kata Kunci : Karang Taruna, Ketahanan Ekonomi Keluarga, Analisis Regresi