Laporkan Masalah

BICYCLE INDEX: A CASE STUDY OF CYCLISTS PERCEPTIONS ON THE BICYCLE FACILITIES AND INFRASTRUCTURES IN YOGYAKARTA MUNICIPALITY

ANANS BOGA T GUTAMA, Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MURP., Ph.D.

2015 | Tesis | S2 Perencanaan Kota dan Daerah

Kota Yogyakarta meluncurkan program bersepeda yaitu \\"Sego Segawe\\" pada tanggal 13 Oktober 2008 dalam upaya untuk mempromosikan program sepeda, menurunkan penggunaan kendaraan bermotor, mengurangi polusi, efisiensi energi, menuju kota yang lebih manusiawi, meningkatkan kesehatan masyarakat dan lingkungan, dan ditindaklanjuti dengan surat edaran Walikota Kota Yogyakarta Nomor 551/048/SE/2009 tanggal 22 Mei 2009. Diikuti dengan pembangunan sarana dan prasarana sepeda yang meliputi jalur sepeda, rute sepeda, ruang tunggu sepeda dan parkir sepeda serta program lainnya dari lembaga yang bersesuaian. Namun masih ada banyak keluhan dari pengendara sepeda dan komunitas sepeda tentang kurangnya sarana dan prasarana sepeda di Kota Yogyakarta dan penyalahgunaannya, yaitu sebagian besar dari sarana dan prasarana tersebut digunakan oleh mobil, sepeda motor dan bahkan digunakan untuk area berjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, mengumpulkan, mengeksplorasi, mengevaluasi indikator-indikator dan untuk merancang sebuah model sarana dan prasarana sepeda yang sesuai di Kota Yogyakarta dengan skala peningkatan sampai dengan tingkat jalan untuk mempromosikan penggunaan sepeda berdasarkan persepsi pengendara sepeda. Penelitian ini dilakukan dengan jalan mengidentifikasi dan mengumpulkan indikator-indikator/indeks sepeda, melakukan kuesioner Web survei, membuat analisis deskripsi dan mendesain modelnya menggunakan regresi multi linear. Hasil dari penelitian diperoleh 5 (lima) indikator sepeda di segmen persimpangan, 20 (dua puluh) indikator sepeda di segmen jalan, 3 (tiga) variabel dependen yang memiliki hubungan dengan indikator-indikator sepeda secara keseluruhan dan 1 (satu) indikator yang memiliki hubungan dengan Program bersepeda bagi pelajar. Ada 6 (enam) model yang didapat; keselamatan, kenyamanan dan perlu dikembangkan pada fasilitas dan prasarana sepeda pada segmen persimpangan dan untuk segmen jalan. Parkir di segmen jalan merupakan masalah terbesar dalam pengembangan sarana dan prasarana sepeda di Kota Yogyakarta. Ketika pengembangan salah satu atau lebih indikator sepeda telah selesai dibenahi, area parkir akan menggantikannya dan menimbulkan konflik baru.

Yogyakarta Municipality launches the cycling program, ”Sego Segawe”, in an attempt to decline the use of motor vehicles, reduce pollution, energy efficiency, toward a more humane city, improve the health of people and the environment, on October 13, 2008 and then following up by circular letter from Mayor of Yogyakarta Municipality with number 551/048/SE/2009 dated May 22, 2009. Followed up by building its facilities and infrastructure include bike lanes, bicycle routes, bike box and bicycle parking as well as other programs from the appropriate agencies. However, there were many complaints from cyclists and bicycle communities about the lack and improper use of Bicycle Facilities and Infrastructures of Yogyakarta Municipality, most of them used by car, motorcycle and even used for selling area. The aim of this study is to identify, to collect, to explore, to evaluate, to assess bicycle indices and to find or design a model of the Bicycle Facilities and Infrastructures of the Yogyakarta municipality that suitable to the scale of the street-level improvements that could be made to promote cycling based on the perception of cyclists. This study conducts by identifying and collecting the bicycle indices, web questionnaire survey, make an analytical description and make models using Multi Linear Regression. The results figure out of the study that 5 (five) bicycle indices in intersection segment, 20 (twenty) bicycle indices in street segment, 3 (three) dependent indices that had relation to overall bicycle indices and 1 (one) dependent index that have relation to Cycling Campaign Program for students. There were found 6 (six) models; safety, comfortability and need to be developed for intersection segment and for the street segment. On street parking is the biggest problem in the development of bicycle facility and infrastructure in Yogyakarta Municipality. When the development of other bicycle indicators was solved, the parking area would be replaced and make new conflicts.

Kata Kunci : Indek Sepeda, Indikator-Indikator Sepeda, Sarana dan Prasarana Sepeda, persepsi, sepeda, komunitas sepeda, Yogyakarta, SPSS, Regresi Multi Linear


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.