Laporkan Masalah

PEMETAAN METAFORA DALAM NASKAH PIDATO NELSON MANDELA

DINI WULANSARI, Dr. Aris Munandar, S.S., M.Hum.

2015 | Tesis | S2 Ilmu Linguistik

Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan makna dan ranah metafora dalam naskah pidato Nelson Mandela berdasarkan elemen-elemen pembentuknya, (2) mendeskripsikan konsep-konsep metafora yang tercermin dalam naskah pidato Nelson Mandela. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik kognitif. Data dikumpulkan melalui metode studi pustaka berupa 122 ungkapan metaforis linguistik yang berasal dari tiga naskah pidato Nelson Mandela. Analisis data menggunakan perspektif Kövecses, Lakoff dan Johnson, dan disajikan dengan metode formal dan informal. Hasil analisis data menunjukkan: (1) terdapat 13 ranah sumber dan 12 ranah sasaran kecuali ranah Agama; (2) ranah sumber terdiri dari 64 metafora dengan ranah yang paling dominan adalah ranah Bangunan dan Konstruksi yang menunjukkan 19 metafora dengan persentase sebesar 29,69%, sedangkan ranah sasaran terdiri dari 58 metafora dengan ranah yang paling dominan adalah ranah Peristiwa dan Aksi yang menunjukkan 20 metafora dengan persentase sebesar 34,48%; (4) terdapat 50 konsep metafora dengan dua konsep yang mendominasi yaitu LIFE IS A WORTHY OBJECT dan PROGRESS IS MOTION FORWARD. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ranah dan konsep yang ditemukan menunjukkan keefektifan dan keunikan metafora sebagai penanda realitas. Ranah Bangunan dan Konstruksi, ranah Peristiwa dan Aksi, serta dua konsep yang mendominasi mengindikasikan nilai-nilai kehidupan dan perjuangan Mandela yaitu ketika tujuan yang teguh ditetapkan, berbagai cara dilakukan untuk mewujudkannya sehingga tidak ada yang akan disia-siakan dalam hidup di kemudian hari. Kata Kunci: metafora, konsep metafora, ranah sumber, ranah sasaran, pidato Nelson Mandela, semantik

The research aims to describe the meaning and domains of metaphor by forming elements, and to describe the conceptual metaphors in Nelson Mandela’s speeches. This descriptive-qualitative research applied semantic cognitive approach. It collected data through library research, consisting of 122 linguistic metaphorical expressions based on Nelson Mandela’s three speeches. Data were analyzed by the perspective of Kövecses, Lakoff and Johnson, and presented by formal and informal method. The results of the research show that: (1) there are 13 source domains, and 12 target domains except Religion domain; (2) source domain expresses 64 metaphors with the most dominant one is Building and Construction about 19 metaphors and its percentage of 29.69, while the target domain conveys 58 metaphors with the most dominant one is Events and Actions about 20 metaphors and its percentage of 34.48; (4) there are 50 conceptual metaphors with the two dominant concpets are LIFE IS A WORTHY OBJECT and PROGRESS IS MOTION FORWARD. The research draws a conclusion that the domains and the concepts above elaborate the effectiveness and uniqueness of reality marker. Building and Construction domain, Events and Actions domain, as well as the two dominating concept indicate value on Mandela’s life and struggle that is when goals are firmly established, various ways are used to reach them so that nothing will be wasted in the long run. Keywords: metaphor, conceptual metaphor, source domain, target domain, Nelson Mandela’s speech, semantics

Kata Kunci : metafora, konsep metafora, ranah sumber, ranah sasaran, pidato Nelson Mandela, semantik; metaphor, conceptual metaphor, source domain, target domain, Nelson Mandela’s speech, semantics


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.