LAND ACQUISITION FOR ROAD CONSTRUCTION CASE STUDY: MAMMINASATA - SOUTH SULAWESI PROVINCE
ALDILA REVIKA AKBAR, Ir. Leksono Probo Subano MURP., Ph.D.
2014 | Tesis | S2 Perencanaan Kota dan DaerahKemacetan lalu lintas daerah Mamminasata merupakan keadaan yang semakin memburuk dari tahun ke tahun. Pemerintah telah melakukan upaya untuk memperbaiki kondisi lalu lintas perkotaan dengan mengambil berbagai langkah termasuk pembangunan jalan baru dan pelebaran jalan. Dengan peningkatan populasi, kemacetan lalu lintas di Mamminasata dan sekitarnya diharapkan tidak menimbulkan masalah baru, mengingat penyediaan tanah yang juga semakin menurun untuk pembangunan kepentingan umum. Di sisi lain, pelebaran dan pembangunan jalan baru yang sulit karena pembebasan lahan. Jika kita dapat mengidentifikasi mekanisme pembebasan lahan, maka kita dapat memecahkan masalah pembebasan lahan. Pada penelitian ini ditemukan bahwa ada tiga jenis mekanisme untuk menyelesaikan masalah pembebasan lahan, yaitu; \\"Pembebasan lahan melalui diskusi\\" dipilih oleh masyarakat melalui musyawarah, untuk mencapai kesepakatan mengenai kompensasi yang akan diberikan jika tanah tersebut diserahkan, \\"pembebasan lahan melalui keluhan\\" yang berhak atas tanah tersebut dengan lampiran sebagai bukti dengan harapan bahwa pembebasan lahan dapat dicegah sehingga mutasi tidak menyebabkan kerusakan apapun untuk diri mereka sendiri, \\"pembebasan lahan melalui pengadilan\\" yang disebut konsinyasi. Konsinyasi diikuti dengan tawaran pembayaran di pengadilan di mana lokasi lahan untuk pembangunan terletak, setelah pencabutan hak atas tanah dilakukan. Untuk membuktikan efektivitas setiap mekanisme, kami menggunakan uji chi-square pada SPSS. Uji chi-square digunakan untuk menentukan apakah ada perbedaan yang signifikan antara frekuensi yang diharapkan dengan frekuensi yang diamati dalam satu atau lebih kategori. Dengan menggunakan 9 (sembilan) faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, pendapatan, lama tinggal, luas lahan yang mereka miliki, luas lahan yang terkena proyek, dan status tanah. Berdasarkan hasil chi-square, mekanisme terbaik adalah musyawarah. Dan terdapat 5 (lima) faktor yang berdampak langsung dengan mekanisme ini seperti pendidikan, pekerjaan, luas lahan yang mereka miliki, luas lahan yang terkena proyek, dan status tanah, dimana nilai chi-square adalah <0.005. Penelitian ini juga mencoba untuk mencari tahu sebuah penentuan model yang tepat untuk pembebasan lahan dengan uji regresi di SPSS dengan menggunakan faktor aksesibilitas. Formulasi baru sebagai berikut: Y = -53.157,367 + 3.341NJOP - 19 Jarak + 90.162,581 Sarana Air Y adalah Kompensasi Harga untuk pembebasan lahan NJOP adalah nilai penjualan obyek pajak Jarak yang berarti aksesibilitas ke pusat kota, CBD dan jalan raya dalam meter. Oleh karena itu, untuk memecahkan masalah pembebasan lahan untuk pembangunan jalan di Mamminasata, Pemerintah harus menggunakan metode diskusi dengan menggunakan beberapa faktor sebagai bahan pertimbangan untuk pemberian kompensasi jika tanah mereka diserahkan. Rumus baru ini juga diharapkan dapat menjadi masukan untuk menyelesaikan masalah pembebasan tanah baik oleh sektor publik dan sektor swasta di masa yang akan datang. Keyword: Pembebasan Lahan, Mekanisme Pembebasan Lahan, dan Chi-Square dan uji regresi.
Traffic Congestion of the Mamminasata Region area is becoming worse year by year. The government has made efforts to improve the urban traffic conditions by taking various measures including development of roads and intersection. With the further population increase, the traffic congestion in Mamminasata and its surrounding was expected to be extremely serious in near the future. On the other hand, widening and new construction of roads were difficult due to land acquisition. If we identify the land acquisition mechanism, we can solve land acquisition problem. It is found that there are three types of mechanisms to completing land acquisition problem, namely; “land acquisition through discussion†chosen by the community for deliberation, to reach an agreement on the compensation that would be given if the land is handed over, “land acquisition through complaint†which is entitled to the land with attachments as evidence with the expectation that the land acquisition can be prevented so that the mutation does not cause any harm to themselves, “land acquisition through court†called consignment. Consignment is followed by an offer of payment in the district court where the location of the land for the development is located, after which the revocation of land rights is performed. To prove the effectiveness of each mechanism, we employ chi-square test. The chi-square test is used to determine whether there is a significant difference between the expected frequencies and the observed frequencies in one or more categories. By using 9 (nine) factors such as age, gender, occupation, education, income, length of stay, land area they have, land area that affected by the project, and status of land. Based on the result of chi-square, the best mechanism is deliberation. Because there are 5(five) factors that have direct impact with this the mechanism such as education, occupation, land area they have, land area that affected by the project, and status of land, more than another mechanism and the chi-square value is < 0.005. This study also tried to find out an appropriate determinations for land acquisition with regression test in SPSS by using accessibility factor. The new formulation as follows: Y = -53157.367 + 3.341NJOP - 19 Distance + 90162.581 Water Facility Y is the Compensation Price for land acquisition NJOP is the tax object sales value Distance meaning the accessibility to the center of city, CBD and highway in meter. Therefore, to solve the land acquisition problem for road construction in Mamminasata, Government should use discussion method. The new formula is expected to be input to resolve the problem in land acquistition either by public sector and private sector in the past and the future. Keyword: Land Acquisition, Mechanism of Land Acquisition, and Chi-Square and Regression test
Kata Kunci : Land Acquisition, Mechanism of Land Acquisition, and Chi-Square and Regression test; Pembebasan Lahan, Mekanisme Pembebasan Lahan, dan Chi-Square dan uji regresi