Laporkan Masalah

Humanisme Enlightenment: Analisis Strukturalisme Dinamik terhadap Novel Und Friede Auf Erden! Karya Karl May

LEYGA AINI PRIMA MADUSARI, Prof. Dr. Siti Chamamah Soeratno

2014 | Tesis | S2 Ilmu Sastra

Humanisme sebagai salah satu faham dalam bidang filsafat merupakan kajian yang menjunjung tingi nilai-nilai kemanusiaan serta martabat manusia. Penelitian ini menitikberatkan pada nilai-nilai kemanusiaan dalam ruang lingkup pandangan jaman pencerahan (Enlightenment) yang berisikan nilai-nilai persamaan, keadilan dan kebebasan manusia, tidak seperti humanisme Rennaissance yang mengusung humanisme sekuler dengan menitikberatkan pada pemisahan nilai individu dari agama, ataupun humanisme Romantik yang mengarah pada humanisme liberal yang menempatkan kebebasan manusia di atas segala-galanya. Wacana humanistik dapat ditelusuri dan digali dari hasil karya pemikiran manusia yakni karya sastra. Karya sastra sebagai salah satu bentuk hasil akal budi dan pikiran manusia yang bermedium bahasa dan mengandung unsur imajinatif mempunyai fungsi komunikatif dalam masyarakat, yakni sebagai wadah penyampaian pesan dari pengarang kepada pembaca. Penelitian ini menggunakan novel Und Friede auf Erden! (Dan Damai di Bumi!) karya Karl May sebagai objek material. Penelitian dilakukan dengan teori strukturalisme dinamik yang dikembangkan oleh Jan Mukarovsky, yang digunakan untuk mengungkap nilai humanisme dalam novel UFaE!. Hal tersebut dilakukan tidak hanya dengan memahami struktur teksnya, akan tetapi juga memperhatikan tanda-tanda semiotis yang dikandung dalam elemen pembangun karya tersebut, sehingga ditemukan makna kedua (secondary meaning) yang merupakan nilai estetik dari karya sastra. Nilai estetik mengenai toleransi ataragama berisikan nilai bahwa Tuhan adalah satu; ajaran semua agama berisikan kasih sayang, perdamaian dan kemanusiaan, hanya peribadatannya yang berbeda, sehingga manusia tidak berhak melarang manusia lain beribadah menurut keyakinannya. Nilai estetik mengenai persamaan derajat manusia mengandung nilai bahwa tidak ada manusia yang diistimewakan oleh Tuhan, sehingga boleh memandang rendah manusia lain. Perbedaan hendaknya dihargai sebagai kodrat manusia yang diciptakan berbeda-beda, sehingga pada akhirnya manusia bisa terlepas dari rantai diskriminasi. Nilai estetik mengenai persamaan hak antara laki-laki dan perempuan; Perempuan memberikan jiwa kepada pemikiran lakilaki yang rasional. Oleh karena itu perempuan tidak boleh dianggap lebih rendah daripada laki-laki. Rasio laki-laki mengutamakan daya nalar dan akal pikiran, sehingga mengarah kepada arogansi dan fanatisme. sedangkan keharmonisan dimunculkan dari rasa kasih dalam hati manusia. Rasa kasih sayang diagungkan oleh perempuan, sehingga perempuan adalah agent (perantara) kemanusiaan. Rasa kemanusiaan pada dasarnya dimiliki oleh seluruh manusia penduduk bumi, sehingga sesama manusia mempunyai rasa bersaudara dan kebutuhan untuk tolong menolong dengan manusia lain. Setiap bangsa, setiap suku, setiap agama dan setiap ras dengan warna kulit tertentu pada suatu waktu akan membutuhkan pertolongan dari bangsa lain, suku lain, orang yang beragama lain, ataupun orang dengan warna kulit lain. Kata Kunci: humanisme, strukturalisme dinamik, Jan Mukarovsky, nilai estetik

Humanism, as one of a movement in philosophy is a study that respecting human, humanity and its values. This research focuses on human values within the scope of the enlightenment era that contains the values of equality, justice and human freedom, unlike the Rennaissance humanism that carries secular humanism which is emphasizing on the separation of the individual values from religion, nor the Romantic humanism that leads to liberal humanism and puts human freedom above everything else. Humanistic discourses can be traced in one of the products of human thought that is literature. Literature as a product of human thought using language as a medium and cointaining imaginary elements, has a communicative function in human society. That means that literary work is a communication tool to deliver messages from the author to the reader. This research is using one of the works of Karl May Und Freide auf Erden! (And Peace on Earth!) as the material object. The research was conducted with the dynamic structuralism theory, developed by Jan Mukarovsky. The theory of dynamic structuralism was applied to reveal the values of humanity contained within the novel UFaE!, not only by understanding the structure of the text, but also by observing the semiotic signs contained in the elements of the novel, so the secondary meaning can also be revealed, and that is the aesthetic value of the literary work. The aesthetic value concerning religious tolerance points out that basically there is only one God; love and compassion are the essence of all religions, only the worships, ceremonies and rites are various, therefore man has no right to prohibit other man to worship God according to his belief. Aesthetic value of human equality remarks that no man is privileged by God, so that no man may look down on others. The differences should be considered as human nature and eventually human can break the chain of discriminations. Aesthetic value of equality between men and women; Women contribute souls to the rational men‟s mind. Hence women should not be considered inferior to men. The notion of men accentuates reason and intelligence, thus lead to arrogance and fanatism, harmony in contrary emerged from the sense of compassion in the human heart. Compassion brought out by women all around the world, thence women are the agent of humanity. Sense of humanity is possessed by all human in the world, so that human beings have the sense of felowship with other human beings. Every nation, every religion and every race with certain skin color, at a time will need the help of other nation, other tribes, people of other faiths or people with diffent skin colors. Keywords: humanism, dynamic structuralism, Jan Mukarovsky, aesthetic value

Kata Kunci : humanisme, strukturalisme dinamik, Jan Mukarovsky, nilai estetik; humanism, dynamic structuralism, Jan Mukarovsky, aesthetic value


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.