Laporkan Masalah

PERSEPSI STAKEHOLDERS DALAM PENETAPAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN BANTUL

NURUL ISTICHOMAH, Dr. Nunuk Dwi Retnandari

2014 | Tesis | S2 Administrasi Publik

Penelitian ini dilatarbelakangi maraknya alih fungsi lahan pertanian menjadi non pertanian di Kabupaten Bantul. Alih fungsi lahan sawah ke penggunaan non pertanian dapat berdampak terhadap turunnya produksi pertanian, serta akan berdampak pada dimensi yang lebih luas dan berkaitan dengan aspek-aspek perubahan orientasi ekonomi, sosial, budaya, dan politik masyarakat. Untuk mengendalikan konversi lahan pertanian, pemerintah daerah melakukan berbagai upaya salah satunya adalah dengan menetapkan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LPPB) sesuai amanat UU No. 41 Tahun 2009 dan Perda Provinsi DIY No. 10 Tahun 2011 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Dalam proses penetapan LPPB, upaya Pemerintah Kabupaten Bantul tidak cukup hanya berupa dokumen perencanaan yang dapat dijadikan acuan dalam implementasinya, tetapi juga penting untuk melihat persepsi dari stakeholders lain seperti masyarakat petani yang langsung berkaitan sebagai pelaku utama, maupun dari pakar/akademisi di bidang pertanian yang paham tentang konsep LPPB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Stakeholders yang terlibat dalam proses Penetapan LPPB serta untuk mengetahui persepsi stakeholders dalam Penetapan LPPB di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang disajikan secara deskriptif. Dengan menggambarkan dan melukiskan keadaan obyek penelitian yang didasarkan pada fakta-fakta untuk memahami fenomena akan intrepetasi terhadap suatu gejala perubahan yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stakeholders yang terlibat dalam proses penetapan LPPB di Kabupaten adalah terdiri dari 3 stakeholder yaitu: Stakeholder Kunci, Stakeholder Pendukung dan Stakeholder Utama. Masingmasing stakeholders mempuntai peran dan bentuk keterlibatan pada setiap tahap dan proses penetapan LPPB. Persepsi stakeholders dalam penetapan LPPB di Kabupaten Bantul beragam, namun sebagian besar setuju dan mendukung penetapan LPPB di Kabupaten Bantul karena sebagai bentuk upaya perlindungan terhadap lahan-lahan pertanian/pangan yang produktif dan sebagai bentuk perwujudan ketahanan pangan di wilayah Bantul pada khususnya. Serta sebagai upaya mempertahankan lahan pertanian pangan, dan sebagai jaminan ketersediaan lahan pertanian pangan untuk jangka kedepan. Pihak-pihak yang tidak setuju karena terkait dengan situasi dan kondisi ekonomi pemilik lahan, selain itu karena petani menganggap sektor pertanian kurang menguntungkan dan lahan pertanian merupakan hak milik petani yang dapat diwariskan kepada anak-anaknya. Adanya keragaman persepsi dari masing-masing stakeholders terjadi karena : latar belakang dari masing-masing stakeholders dan adanya perbedaan perspektif stakeholders terhadap kebijakan. Kata Kunci: Persepsi; Stakeholders; Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan; Konversi Lahan

This research is motivated by widespread land conversion from agricultural land into non-agricultural land in Bantul Regency. Land conversion from rice field to non-agricultural use have an impact on the decline of agricultural production, and will impact on the wider dimensions and related to changing aspects in the orientation of economic, social, cultural, and political society. To control the conversion of agricultural land, the local government made some efforts, one of them is to define Sustainable Agricultural Land ( LPPB ) as mandated by Law No. 41 Year 2009 and DIY Provincial Regulation No. 10 Year 2011 concerning the Protection of Sustainable Agricultural Land. In the process of defining LPPB, efforts of Bantul local government are not only having planning document that can be used as a reference in the implementation, but it is also important to look at the perception of other stakeholders such as farmers who directly related as the main actors, as well as from experts of agricultural field who understand the concept of LPPB. This study aims to identify the stakeholders that involved in the process of determination of LPPB and to investigate the perception of stakeholders in the determination of LPPB in Bantul Regency, Yogyakarta. The research method is descriptive qualitative method. Describing and illustrating the state of the object of study based on the facts is to understand the phenomenon of intrepetation towards changes that occur in the field. Data was collected through in-depth interviews, observation and documentation. Data analysis technique consists of data reduction, data presentation and conclusion. The results showed that the stakeholders involved in the process of determining LPPB in the Bantul Regency is comprised of three stakeholders, namely: Key Stakeholders, Primary Stakeholder and Secondary Stakeholders. Each stakeholder has role and involvement at every stage and LPPB determining process. Perceptions of stakeholders in determining LPPB in Bantul are vary, but mostly perceptions are agree and support the determination of LPPB in Bantul Regency as a form of protection towards productive agricultural land and as embodiments of food security in the region of Bantul particularly. As well as efforts to maintain agricultural land for food, and as a guarantee of the availability of agricultural land food for the next term. The parties disagree toward LPPB because of the situation and the economic condition of the land owner, and also because farmers assumed that agricultural sector is less profitable and agricultural land is the property of farmers that can be given to their children. The diversity of perceptions from each stakeholder occur due to: the background of each of the stakeholders and their different perspectives on policy stakeholders. Keywords: Perception; Stakeholders; Sustainable Agricultural Land; Land conversion

Kata Kunci : Persepsi; Stakeholders; Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan; Konversi Lahan; Perception; Stakeholders; Sustainable Agricultural Land; Land conversion


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.