Laporkan Masalah

PENGARUH PENGGUNAAN LAHAN PERKEBUNAN KALAPA SAWIT TERHADAP LINGKUNGAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI PROVINSI RIAU

ANDI ZULFITRI, S. T, Prof. Dr. Su Rito Hardoyo, M.A.

2014 | Tesis | S2 Magister Pengelolaan Lingkungan

aten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji kondisi disekitar perkebunan kelapa sawit akibat pengguanaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit pada lingkungan abiotik, lingkungan biotik dan mengkaji pengaruh pengunaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit terhadap lingkungan sosial ekonomi masyarakat di daerah penelitian serta memberikan alternatif strategi pengelolaan lingkungan yang sesuai untuk meminimalisasi kerusakan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode survei. Jenis metode survei yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei lapangan. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data yang diperoleh dari hasil pengamatan di lapangan, kuisioner dan wawancara dengan penduduk yang tinggal di lokasi penelitian. Luas kawasan hutan Kabupaten Kuantan Singingi pada tahun 1994 yaitu seluas 418.800 ha menjadi 276.700 ha pada tahun 2000, ini menunjukkan telah terjadi penyusutan kawasan hutan seluas 142.100 ha dalam waktu 6 tahun atau terjadi perubahan penggunaan lahan seluas 23.683 ha/tahun. Kerusakan lingkungan yang terjadi di Kabupaten Kuantan Singingi pada umumnya terjadi karena penggunaan lahan menjadi perkebunan kelapa sawit oleh swasta dan juga oleh masyarakat. Faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan akibat penggunaan lahan hutan menjadi perkebunan kelapa sawit adalah; (a) keinginan dari pemerintah untuk meningkatkan asli daerah dan juga utuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar; (b) upaya dari masyarakat untuk meningkatkan taraf sosial ekonomi keluarga; (c) tingkat pengetahuan masyarakat yang masih rendah tentang manfaat dan fungsi hutan serta dampak yang akan ditimbulkan apabila terjadi kerusakan kawasan hutan. Dampak yang ditimbulkan akibat terjadinya penggunaan lahan menjadi perkebunan kelapa sawit adalah ; (a) meningkatnya kondisi sosial ekonomi masyarakat serta terbukanya lapangan kerja baru (b) berpengaruh terhadap ketersediaan sumberdaya air, ini dibuktikan dengan adanya penurunan debit dan hilangnya mata air di sekitar perkebunan kelapa sawit; (c) telah berkurang atau hilangnya beberapa jenis flora dan fauna sehingga keanekaragaman jenis pada daerah ini menjadi berkurang. Kata kunci : Kelapa sawit, penggunaaan lahan, kerusakan lingkungan

The research location is in Petapahan Sub-district, Kuantan Singingi District, Riau Province. The purpose of this research is to examine the conditions around oil palm plantations due to used land for oil palm plantations in the abiotic environment, biotic environment and assess the effect of the use of land for oil palm plantations on the socio-economic environment in the study area as well as provide an alternative environmental management strategies that are appropriate for minimize the damage. This study used a survey method. This type of survey method used in this research is a survey method field. The data collected is the primary data and secondary data. Primary data is data obtained from observations in the field, the questionnaire and interviews with residents who live on site research. Kuantan Singingi district forest area in 1994 418.800 ha to 276.700 ha in 2000, shows there has been a shrinkage of forest area of 142 100 ha within 6 years or a everage change is 23 683 ha / year. Environmental damage that occurred in Kuantan Singingi district usually occur due to the use of land into oil palm plantations by the private sector and by the public. Factors that cause environmental damage caused by the use of forest land into oil palm plantations ; (a) the desire of the government to improve the original area and also weeks to create employment for the local population; (b) the efforts of the community to improve the socio-economic level of the family; (c) the extent of public awareness is still low on the benefits and functions of forests and the impact that would be caused in the event of damage to forests. The impact due to the use of land for oil palm plantations is; (a) the increasing socio-economic conditions as well as the opening of new jobs; (b) affect the availability of water resources, is evidenced by the decrease in discharge and loss of springs around oil palm plantations; (c) has been reduced or loss of several species of flora and fauna so that the species diversity in this area to be reduced. Keywords: Palm oil, land use, environmental damage.

Kata Kunci : Kelapa sawit, penggunaaan lahan, kerusakan lingkungan; Palm oil, land use, environmental damage


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.