FAKTOR PREDIKTOR TIDAK TERCAPAINYA TARGET TEKANAN DARAH PADA PASIEN STROKE HEMORAGIK AKUT DI RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA
WISNU AMBORO, Dr. Ika Puspitasari, M.Si., Apt.
2015 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiStroke hemoragik terjadi karena pecahnya pembuluh darah di otak. Pembuluh darah otak pecah disebabkan karena tekanan darah tinggi. Obat antihipertensi banyak digunakan pada pasien dengan tekanan darah tinggi. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tidak tercapainya target tekanan darah pada pasien stroke hemoragik akut yang diobati dengan antihipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian analitis dilakukan dengan menggunakan studi case control. Subyek adalah pasien stroke hemoragik akut berdasarkan kriteria inklusi dan diobati dengan antihipertensi. Pasien diklasifikasikan ke dalam kelompok kasus jika hasil rekam medis dan stroke register menunjukan tekanan darah >140/90 mmHg. Sedangkan pasien stroke hemoragik akut dengan tekanan darah ≤140/90 mmHg diklasifikasikan ke dalam kelompok kontrol. Karakteristik klinis termasuk jenis kelamin, usia, komorbid, obat penyerta, jumlah komorbid, golongan antihipertensi, jumlah antihipertensi, sediaan antihipertensi, dan baseline tekanan darah diobservasi dalam penelitian ini. Hasilnya kemudian dianalisis menggunakan bivariat dan multivariat. Pada studi ini 150 pasien stroke hemoragik akut memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pasien dengan jenis kelamin laki-laki (OR=2,279; 95% CI=1,137–4,571; p=0,020) dan pasien dengan komorbid gangguan ginjal (OR=2,733; 95% CI=1,047-7,135; p=0,040) memiliki pengaruh paling signifikan terhadap tidak tercapainya target tekanan darah. Usia, komorbid (hipertensi, dislipidemia, penyakit jantung, diabetes mellitus), obat penyerta, jumlah komorbid, antihipertensi (golongan, jumlah, sediaan), dan baseline tekanan darah tidak memiliki pengaruh terhadap tidak tercapainya target tekanan darah. Faktor prediktor yang signifikan berpengaruh terhadap tidak tercapainya target tekanan darah pada pasien stroke hemoragik akut adalah jenis kelamin laki-laki dan gangguan ginjal.
Hemorrhagic strokes occur due to rupture of blood vessels in the brain. Brain blood vessel rupture due to high blood pressure. Widely used antihypertensive drugs in patients with high blood pressure. To identify factors that affect not achieving the target blood pressure in patients with acute hemorrhagic stroke were treated with antihypertensives. This study was conducted by using the analytical case-control study. Subjects were patients with acute hemorrhagic stroke based on the inclusion criteria and were treated with antihypertensives. Patients were classified into groups of cases if the results of the medical records and registers stroke showed a blood pressure >140/90 mmHg. While acute hemorrhagic stroke patients with blood pressure ≤140/90 mmHg classified into control group. Clinical characteristics including gender, age, comorbidities, concomitant medications, number of comorbid, antihypertensive class, number of antihypertensive, antihypertensive preparations, and baseline blood pressure was observed in this study. The results are then analyzed using bivariate and multivariate analyzes. In this study of 150 patients with acute hemorrhagic stroke met the inclusion criteria. The results showed that patients with male gender (OR=2.279; 95% CI=1.137-4.571; p=0.020) and patients with comorbid renal impairment (OR=2.733; 95% CI=1.047-7.135; p=0,040) have most significant effect on not achieving the target blood pressure. Age, comorbidities (hypertension, dyslipidemia, cardiovascular disease, diabetes mellitus), concomitant medications, number of comorbid, antihypertensives (group, number, preparations), and baseline blood pressure has no influence on not achieving the target blood pressure. Factors significant predictors influence on not achieving the target blood pressure in patients with acute hemorrhagic stroke is the male gender and renal impairment.
Kata Kunci : Stroke hemoragik, antihipertensi, faktor prediktor, tidak tercapainya target tekanan darah