Pengaruh Aras Kuning Telur Angsa (Anatidae anser) Dalam Pengencer Sitrat dan Lama Penyimpanan Yang Berbeda Terhadap Motilitas, Viabilitas, dan Abnormalitas Sperma Kambing Bligon Yang Disimpan Pada Suhu Lima Derajat Celcius
SIFAH FAUZIAH, Prof. Ir. Ismaya, M.Sc., Ph.D.; Dr. Ir. Sigit Bintara, M.Si.
2014 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aras kuning telur angsa yang ditambahkan ke dalam pengencer sitrat terhadap motilitas, viabilitas, dan abnormalitas sperma kambing Bligon yang disimpan pada suhu 5oC. Penelitian menggunakan rancangan split plot dengan lima ulangan. Sperma diencerkan dengan pengencer sitrat, dengan aras kuning telur angsa 15%, 20%, 25%, dan 30%. Sub plot terdiri dari lima tingkatan waktu penyimpanan yaitu 0 jam (W0), 6 jam (W1), 24 jam (W3), 48 jam (W4), dan 72 jam (W5). Variabel yang diukur meliputi persentase motilitas, viabilitas, dan abnormalitas sperma. Hasil penelitian menunjukkan, penambahan kuning telur angsa pada pengencer sodium sitrat dengan konsentrasi yang berbeda sitrat memberikan pengaruh yang nyata (P≤0,05) terhadap persentase motilitas dan viabilitas spermatozoa (P≤0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kuning telur angsa dengan konsentrasi 15% dengan lama penyimpanan 6 jam lebih baik jika dibandingkan dengan konsentrasi 20%, 25%, dan 30% sebagai bahan pengencer spermatozoa kambing Bligon pada pengencer sitrat.
The aim of this research was to determine the effect of goose egg yolk level which were added to the citrate dilution on motility, viability, and abnormalities of goat Bligon's sperm stored at 5oC. This experiment using split plot design repeated five times. The sperm was diluted with citrate, added with 15%, 20%, 25%, and 30% level of Goose egg yolk. Sub-plots were consisted of five level of storage times which were 0 hour (W0), 6 hours (W1), 24 hours (W3), 48 hours (W4), and 72 hours (W5). Measured variables were percentage of motility, viability, and sperm abnormalities. The result showed that the addition of goose egg yolk on sodium citrate dilution in different concentration gave significant effect (P≤0,05) to percentage of sperm motility and viability. The research indicated that 15% Goose egg yolk concentration with storage time 6 hours was better than 20%, 25%, and 30% in citrat of Bligon goat's sperm extender.
Kata Kunci : Kambing Bligon, Sodium sitrat, Kuning telur angsa, Kualitas sperma