Laporkan Masalah

PERANAN PERAKARAN MANGROVE TERHADAP KETEBALAN SUBSTRAT DAN KECEPATAN ARUS GELOMBANG AIR LAUT DI PESISIR TIMUR KABUPATEN PAMEKASAN JAWA TIMUR

DEWI INDAH MIRANTI, Prof. Dr. Erny Poedjirahajoe, MP.

2015 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi fisik mangrove (khususnya pada perakaran Rhizophora stylosa) dari hasil kegiatan rehabilitasi terhadap faktor fisik lingkungan seperti substrat dan arus gelombang air laut. Penelitian dilakukan dengan membuat PU dalam jalur-jalur yang diletakkan secara sistematis berdasarkan arah tumbuh mangrove: arah laut, tengah, dan darat pada tahun tanam 1986, 1995, 1996 dan lahan kosong, untuk pengambilan data parameter vegetasi dan substrat sedangkan pengambilan data kecepatan arus gelombang laut, dilakukan pada jalur–jalur yang sama pada titik sebelum dan sesudah melewati tegakan pada area bervegetasi, dan sebelum titik depan dan titik belakang pada lahan kosong. Jarak setiap jalur adalah 60 m. Luas setiap PU adalah 5x5 m dengan asumsi tanaman yang diukur adalah pada tingkatan pancang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kerapatan perakaran yang signifikan dari ketiga tahun tanam yang diamati (probabilitas<0,05), kerapatan perakaran akan semakin bertambah besar nilainya seiring dengan bertambahnya umur vegetasi. Perbedaan yang signifikan juga terdapat pada faktor habitat yaitu substrat dan arus gelombang air laut setelah melewati tegakan mangrove pada ketiga tahun tanam dan lahan kosong (probabilitas<0,05), dimana ketebalan substrat dan pengurangan kecepatan arus gelombang air laut semakin besar nilainya seiring dengan semakin tuanya umur vegetasi dan semakin rendah pada lahan kosong. Peranan perakaran mangrove terhadap dua faktor habitat yaitu substrat dan arus gelombang air laut, menunjukkan bahwa kerapatan perakaran merupakan faktor yang kuat yang dapat mempengaruhi peningkatan ketebalan substrat dan pengurangan kecepatan arus gelombang air laut. Hal tersebut ditunjukan dengan nilai 𝑅! yang diperoleh dari uji regresi sebesar 76,2% untuk ketebalan substrat dan 88,1% untuk pengurangan kecepatan arus gelombang. Dengan demikian, diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh kerapatan perakaran terhadap peningkatan kualitas dua faktor habitat, yaitu substrat dan kecepatan arus gelombang laut. Kata kunci: Perakaran Mangrove, Substrat, Kecepatan arus gelombang air laut

This research was intended to identify physical function of mangrove (particularly on rooting of Rhizophora stylosa) from rehabilitation over environmental physical factors such as substrate and sea wave speed. The research was done by making plot in tracks positioned systematically based on zonation or growth direction: seaward, middle part and groundward in 1986, 1995, 1996 planting years and bare area to take parameter data of vegetation and substrate. Meanwhile, data of sea wave speed was taking in same tracks at point before and after passing stand in vegetated area and before front point and back point in bare area. Distance of each track is 60 m. Each plot has 5x5 m area with assumption that plant measured is in pole level. The results indicated that there are different significant rooting density from three planting years observed (probability <0,05). Rooting density will increase along with increase in vegetation age. Significant difference is also in habitat factor at substrate and sea wave speed after passing mangrove stand in third planting year and bare area (probability <0,05) where substrate thickness and decrease in sea wave speed is increasingly greater along with increasingly aged vegetation and increasingly lower in bare area. Role of mangrove rooting on two habitat factors of substrate thickness and sea wave speed indicates that rooting density is strong factor in influencing increase in substrate thickness and decrease in sea wave speed. It is indicated with R2 obtained from regression test of 76,2% for substrate thickness and 88,1% for decrease in sea wave speed. Therefore, there is effect of rooting density on increase in quality of two habitat factor, namely, substrate and sea wave speed. Keywords: mangrove rooting, substrate, sea wave speed

Kata Kunci : Perakaran Mangrove, Substrat, Kecepatan arus gelombang air laut; mangrove rooting, substrate, sea wave speed


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.