Laporkan Masalah

PENENTUAN SURFAKTAN ANIONIK LIMBAH LAUNDRY DALAM TANAH DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VISIBEL

PATRIUS ANDAN WANGI, Prof. Dr. Endang Tri Wahyuni, M.S.; Prof. Dr. Mudasir, M.Eng

2014 | Skripsi | S1 KIMIA

INTISARI PENENTUAN SURFAKTAN ANIONIKLIMBAH LAUNDRY DALAM TANAH DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VISIBEL Oleh Patrius Andan Wangi 10/298733/PA/13070 Telah dilakukan penentuan surfaktan anioniklimbah laundry dalam tanah dengan metode spektrofotometri UV-Visibel. Penelitian ini terdiri dari pelarutan surfaktan anionik dalamtanah yang telah menerima pembuangan limbah laundry dengan volume pelarut air dan waktu pelarutan yang bervariasi, analisis dan karakterisasi sampel tanah, dan penentuan surfaktan anionik dalam tanah yang menerima pembuangan limbah laundry dengan kedalaman yang bervariasi. Pengaruh volume pelarut air dipelajari melalui proses pelarutan surfaktan anionik dalam tanah yang telah menerima pembuangan limbah laundry dengan variasi volume pelarut yaitu 25, 50, 75, 100, dan 125 mL pada suhu 90oC selama 30 menit. Pengaruh waktu pelarutan dipelajari dengan variasi waktu yaitu 15, 30, 60, 90, 120, dan 150 menit pada suhu 90oC dengan pelarut air 100 mL. Penentuan konsentrasi surfaktan anionik dalam tanah dilakukan terhadap sampel tanah yang menerima pembuangan limbahlaundrydengan kedalaman yang bervariasi yaitu 0, 10, 20, 30, dan 40 cm, dilakukan dengan cara pelarutan dalam 50 mL air pada suhu 90oC selama 60 menit. Penentuan surfaktan anionik dilakukan dengan menggunakan metilen biru sebagai pengompleks serta pelarut kloroform dan diukur pada panjang gelombang 650 nm dengan alat Spektrofotometer UV-Visibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah yang diteliti mengandung mineral muskovit dan kaolin, dan zat organik yang kemungkinan berupa persenyawaan humat.Preparasi surfaktan anionik dalam tanah yang telah menerima pembuangan limbahlaundry dapat dilakukan dengan cara melarutkan surfaktan dalam air dan efektivitas pelarutan dipengaruhi oleh volume air dan waktu pelarutan pada suhu 90oC. Surfaktan dapat terlarut secara maksimal dalam 50 mL air dengan waktupelarutan60 menit.Analisis penyebaran surfaktan anionik dalam tanah yang menerima pembuangan air limbah laundry pada berbagai kedalaman yang bervariasi menunjukkan bahwa semakin dalam lapisan tanah mempunyai kandungan surfaktan anionik yang semakin kecil sesuai dengan kadar zat organik dalam tanah tersebut. Kata kunci: surfaktan anionik, limbah laundry, tanah, spektrofotometri UV-Visibel

ABSTRACT DETERMINATION OF ANIONIC SURFACTANTLAUNDRYWASTEWATER IN SOIL WITHUV-VISIBLE SPECTROPHOTOMETRY METHOD By Patrius Andan Wangi 10/298733/PA/13070 The determination of anionic surfactantlaundry wastewater in soil with UV-Visiblespectrophotometry method had been established. This research consisted of the dilution anionic surfactant in soil contaminated by laundry wastewater based on the water volume variation as a solvent and the time variation for dilution the soil, analysis and characterization of soil samples, and determination of anionic surfactantin soil contaminated by laundry wastewater in the depth variation. The study about the effect of water solvent volume was carried out by the dilution anionic surfactant in soil contaminated by laundry wastewater with water solvent volume variation of25, 50, 75, 100, and 125 mL in temperature 90oC for the 30 minutes dilution time. Meanwhile the effect of dilution time was done in time variation of 15, 30, 60, 90, 120, and 150 minutes in temperature 90oC with water solvent volume 100 mL. And determination of anionic surfactant concentration in soil to soil samples contaminated by laundry wastewater was carried out in depth variation of 0, 10, 20, 30, and 40 cms, done by dilution in 50 mL water solvent in temperature 90oC for the 60 minutes. Determination of anionic surfactant was done by methylene blue as a complexed agent and also by chloroform solvent and measured at wavelength of 650 nm used Spectrophotometer UV-Visible. The result of this research showed that there are clay minerals in the form of muskovit and kaolin contained in the soil and also organic substance in the form of humic compound. Anionic surfactant preparation in the contaminated soil with water solvent by dilution process and dilution effectivity affected by solvent volume and dilution time in temperature 90oC. Surfactant could maximum dissolve in 50 mL water solvent with60 minutes dilution time. The analysis of anionic surfactant distribution in the contaminated soil in the depth variation showed that the deeper the soil layer, the lower anionic surfactant in the soil its appropriate with organic substance contentin the soil. Keywords: anionic surfactant, laundry wastewater, soil, UV-Visible spectrophotometry

Kata Kunci : Kata kunci: surfaktan anionik, limbah laundry, tanah, spektrofotometri UV-Visibel


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.