Laporkan Masalah

BANK GARANSI SEBAGAI JAMINAN DALAM PERJANJIAN KERJASAMA PENGOLAHAN KAYU ANTARA PERUM PERHUTANI UNIT I JAWA TENGAH DENGAN CV. INDAH JATI

ANNISA DIAN ARINI, Dr. Ari Hernawan, S.H., M.Hum.

2015 | Tesis | S2 Hukum

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan bank garansi dalam menjamin perjanjian pengolahan kayu antara Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah dengan CV. Indah Jati dalam hal nilai jaminan bank garansi lebih kecil daripada nilai kayu yang diserahkan dan upaya yang ditempuh para pihak dalam hal adanya wanprestasi terhadap penyelesaian hutang-piutang yang tidak dijamin oleh bank garansi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan yuridis empiris, yakni penelitian dan penganalisisan data sekunder yang kemudian dilanjutkan dengan penelitian dan penganalisisan data primer. Metode analisis kualitatif digunakan baik terhadap data sekunder maupun data primer, dimana dilakukan dengan mengumpulkan dan menyeleksi data sekunder dari studi lapangan untuk dan dihubungkan dengan teori yang didapat dari studi pustaka sehingga didapatkan jawaban atas permasalahan. Selanjutnya hasil dipaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya nilai jaminan dari bank garansi lebih kecil daripada nilai kayu yang diserahkan karena dipengaruhi oleh hubungan baik dan kepercayaan yang selama ini telah dijalin oleh kedua belah pihak yaitu Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah dan CV. Indah Jati. Selain itu CV. Indah Jati selama ini memiliki reputasi yang sangat baik dalam bidang industri pengolahan kayu khususnya dalam menjalin kerjasama pengolahan kayu dengan Perum Perhutani yang sebelumnya belum pernah melakukan wanprestasi terhadap Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah. Upaya yang ditempuh para pihak dalam hal adanya wanprestasi terhadap penyelesaian utang-piutang yang tidak dijamin oleh bank garansi adalah penagihan secara langsung dengan cara mendatangi langsung kepada CV. Indah Jati, namun selanjutnya Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah melakukan penagihan dilakukan secara tertulis yaitu adanya surat pernyataan penyelesaian piutang, sehingga lebih memiliki kepastian hukum. Penagihan-penagihan yang dilakukan ternyata tidak membuahkan hasil, oleh karena itu maka penyelesaian masalah dalam perjanjian ini diselesaikan melalui Kantor Pengadilan Negeri di Semarang sesuai dengan isi perjanjian yang telah disepakati para pihak. Kata kunci: Bank Garansi, Jaminan, Perjanjian Kerjasama Pengolahan Kayu

The purpose of this study is to know a bank guarantee to guarantee the impletation of agreement wood processing between Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah with CV. Indah Jati about value of collateral is less than the given timber value and efforts taken by the parties in the event of any default on the settlement of debts that are not secured by a bank guarantee. This study empirical jurisdiction, the research and analyzing secondary data which is followed by research and analyzing primary data. Qualitative analysis method is used to both secondary data and primary data, which is done by gathering and selecting secondary data from field studies and connected with the theory obtained from the literature that can be obtained answers to the problems. Furthermore, the results presented descriptively. The results of this study indicate that the collateral value of the bank guarantee is smaller than the timber value submitted as influenced by the relationship and the trust that had been woven by both parties that Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah and CV. Indah Jati. Furthermore, CV. Indah Jati has a very good reputation in t he field of wood processing industry, especially in cooperation of the wood processing and not previously been in default for Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah. Efforts taken by the parties in the event of any default on the settlement of debts that are not secured by a bank guarantee is billing directly by visiting directly to CV. Indah Jati. Then Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah collections made in writing that a waiver settlement receivables, so that more legal certainty. But the billing is done without success, therefore the settlement issue in this agreement resolved through the Office of the District Court in Semarang in accordance with the agreement that has been agreed by the parties. Keywords: Bank Guarantee, Guarantee, Cooperation Agreement Wood Processing

Kata Kunci : Bank Garansi, Jaminan, Perjanjian Kerjasama Pengolahan Kayu; Bank Guarantee, Guarantee, Cooperation Agreement Wood Processing


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.