PENCARIAN JENDELA FFT PADA OFDM TERPUDARKAN LINTASAN JAMAK
YOGI BUDI PRAYOGI, Ir. Budi Setiyanto, M.T.; Eny Sukani Rahayu, S.T., M.Eng.
2014 | Skripsi | S1 TEKNIK ELEKTROTeknik OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) memungkinkan spektrum sub-kanal untuk saling tumpang tindih namun tidak menimbulkan interferensi antar kanal sehingga hemat dalam penggunaan lebar pita frekuensi. Keuntungan OFDM lainnya adalah pesat bit yang tinggi, tahan terhadap pudaran frekuensi selektif dan efisien dalam menghadapi tunda akibat lintasan jamak. Lintasan jamak yang sering digunakan adalah model Rayleigh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari jendela FFT pada OFDM yang terpudarkan lintasan jamak model Rayleigh dengan teknik korelasi. Penelitian ini dilakukan dengan simulasi. Hasil simulasi memperlihatkan bahwa batas koefisien korelasi, SNR AWGN, jumlah lintasan jamak, dan kecepatan gerak penerima mempengaruhi keberhasilan pencarian jendela FFT-OFDM. Batas koefisien korelasi 0,875 memberikan hasil paling baik untuk lintasan tunggal dengan SNR AWGN yang bervariasi (30 dB, 25 dB, 20 dB, dan 15 dB). Batas koefisien korelasi 0,875 memberikan hasil paling baik untuk cacah lintasan jamak bervariasi (1, 3, 5, dan 7) dengan SNR AWGN 25 dB. Batas koefisien korelasi 0,9 memberikan hasil paling baik untuk kecepatan gerak penerima bervariasi (3,6 km/jam, 20 km/jam, dan 40 km/jam) dengan cacah lintasan jamak tiga dan SNR AWGN 25 dB.
OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) technique allows overlapping spectrum in using frequency carriers without causing inter channel interference. This case gives main benefit of OFDM in bandwidth efficiency. OFDM also offers high bit rate, endurance from frequency selective fading, and efficient in handling delay caused by multipath channel. One of multipath channel model that widely used is Rayleigh channel model. The purpose of this research was to search the FFT window of a Rayleigh faded OFDM signal using correlation technique. The research was carried out by simulation. The simulation results inform that correlation coefficient limit, SNR AWGN, number of paths, and the speed of receiver movement influence the successful of FFT-OFDM window searching. Correlation coefficient 0.875 gives the best result for various SNR AWGN (30 dB, 25 dB, 20 dB, and 15 dB) in single path case. Correlation coefficient 0.875 gives the best result for various number of paths (1, 3, 5, and 7) with SNR AWGN 25 dB. Correlation coefficient 0.9 gives the best result for various movement speeds of receiver (3.6 km/h, 20 km/h, and 40 km/h) with three paths and SNR AWGN 25 dB.
Kata Kunci : OFDM, FFT, lintasan jamak, jendela, Rayleigh, korelasi, SNR, AWGN