AKTA PERDAMAIAN YANG DIBUAT DI HADAPAN NOTARIS SEBAGAI ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA DI LUAR PENGADILAN
ALDY PAMUNGKAS ARITONANG, Kunthoro Basuki, S.H., M.Hum.
2015 | Tesis | S2 KenotariatanPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji akta perdamaian dalam kaitannya dengan pemberian jaminan perlindungan dan kepastian hukum bagi para pihak yang bersengketa dan peran serta kewenangan notaris dalam sistem alternatif penyelesaian sengketa di luar pengadilan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif-empiris. Dikatakan bersifat normatif-empiris, dikarenakan penelitian hukum ini bermula dari ketentuan hukum positif tertulis yang diberlakukan pada peristiwa hukum in concreto dalam masyarakat. Subjek penelitian dalam penelitian adalah narasumber dan responden. Teknik pengambilan narasumber dan responden dilakukan dengan teknik non probability sampling. Cara dan alat yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu, yang pertama adalah cara dan alat penelitian untuk data sekunder yang dilakukan dengan cara metode dokumentasi dan alat penelitiannya adalah studi dokumen sedangkan yang kedua cara dan alat penelitian untuk data primer dilakukan dengan cara wawancara dan alat penelitiannya berupa daftar pertanyaan. Analisis data yang digunakan adalah analisis data secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan simpulan, pertama, Akta perdamaian yang ditandatangani akan mengikat para pihak seperti layaknya undang-undang bagi para pihak dan akta perdamaian tersebut memiliki kekuatan eksekutorial apabila dimintakan penetapan kepada hakim. Kedua, dalam sistem alternatif penyelesaian sengketa, profesi Notaris memiliki arti yang signifikan karena undang-undang memberikan kepadanya kewenangan untuk membuat akta otentik sebagai alat pembuktian yang sempurna bagi para pihak yang berperkara. Diharapkan kekuatan pembuktian akta notariil dan kemampuan Notaris untuk menuangkan kehendak para pihak yang bersengketa dalam akta perdamaian serta kemampuan memberikan saran hukum bagi para pihak dapat memberikan pilihan bagi masyarakat terhadap penyelesaian sengketa di luar pengadilan. Kata Kunci : Akta Perdamaian, Notaris, Alternatif Penyelesaian Sengketa
This research was intended to study deed of settlement in relation to protection secure and legal certainty for parties involved in dispute and notary’s role and authority in alternative dispute resolution outside court. It is normative-empirical law research. The normative empirical research begins from provision in written positive law applicable in law occurrence in concreto in society. Research subject is informants and respondents. Informants and respondent were taken using non probability sampling. Data was collected using guided interview and the collected data was analyzed with qualitative analysis. Based on result and discussion, some conclusions are drawn. First, deed of settlement signed will bind parties such as law for parties and the deed has executorial power when judge decree is asked. Second, in alternative system of dispute resolution, notary profession has significant meaning because law give them authority to make authentic deed as perfect proof for parties involved in case. It is expected that proving power of notarial deed and notary capability to write desire of parties in the case into deed of settlement and capability to give legal advice for parties may provide options for public on dispute resolution outside court. Keywords: deed of settlement, notary, alternative dispute resolutions
Kata Kunci : Akta Perdamaian, Notaris, Alternatif Penyelesaian Sengketa; deed of settlement, notary, alternative dispute resolutions