ASUPAN ENERGI, PERSENTASE ENERGI DARI KARBOHIDRAT-LEMAK DAN STATUS OVERWEIGHT/OBESITAS REMAJA SMA NEGERI KOTA YOGYAKARTA
ASTARI PURUHITA A, Prof. dr. Madarina Julia, Sp.A(K), MPH, Ph.D ; Dr. Lily Arsanty Lestari, STP, MP
2014 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatINTISARI Latar Belakang : Obesitas merupakan masalah yang banyak dijumpai baik di negara maju maupun di negara berkembang dan menjadi suatu masalah serius pada masa remaja seperti juga pada orang dewasa. Kurangnya aktivitas fisik dan pola makan yang buruk pada remaja, yaitu jarang mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang menjadi pemicu terjadinya obesitas di kalangan remaja. Tujuan Penelitian : Mengetahui perbedaan asupan energi dan persentase energi dari karbohidrat-lemak berdasarkan status overweight/obesitas remaja SMA Negeri Kota Yogyakarta Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observational dengan rancangan cross sectional. Subyek penelitian ini adalah sejumlah remaja SMA Negeri di Kota Yogyakarta, berusia antara 16-18 tahun yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel screening ditentukan dengan metode cluster Sampling yang kemudian diambil sub sampel berdasarkan hasil screening menggunakan metode simple random sampling. Data asupan zat gizi diperoleh dari Multiple Recall 24 Jam, yang diolah dengan program Nutri Survey. Hasil Penelitian : Terdapat perbedaan yang signifikan asupan energi total dan protein total pada subjek laki-laki. Terdapat perbedaan yang signifikan asupan lemak total pada subjek perempuan (p<0,05). Aktifitas fisik kelompok overweight dan obesitas lebih rendah dibandingkan dengan kelompok normal meskipun perbedaannya tidak signifikan (p>0,05). Kesimpulan : Asupan energi, persentase asupan energi dari karbohidrat atau lemak tidak berhubungan dengan status overweight/obesitas remaja SMA Negeri Kota Yogyakarta
ABSTRACT Background: Obesity is a problem that is common both in developed and developing countries. Obesity becomes a serious problem in adolescence as well as adults. Lack of physical activity and poor diet in adolescents, which rarely consume healthy and balanced diet to trigger the occurrence of obesity among adolescents. Objective: To identify the differences of energy intake and percentage of energy from carbohydrate-fat based on overweight /obese status in Yogykarta Senior High School adolescents. Methods: This is an observational study with cross sectional design. The subjects of this study were a number of Senior High School adolescents in Yogyakarta, aged between 16-18 years who meet the inclusion and exclusion criteria. The number of screening samples were determined by cluster sampling method were then taken sub-samples based on the results of screening using simple random sampling method. Nutrient intake data obtained from the Multiple 24-hour Recall, which is processed with Nutri Survey. Results: There are significant differences in total energy intake and total protein intake in male subjects. There are significant differences in total fat in female subjects (p<0,05). Physical activity groups of overweight and obesity is lower than the normal group although the difference was not significant (p> 0.05). Conclusions: Energy intake, percentage of energy intake from carbohydrate or fat was not associated with overweight and obesity status in Yogyakarta Senior High School adolescents.
Kata Kunci : macronutrient intake, adolescent, overweight, obesity