Laporkan Masalah

Hubungan Antara Kecerdasan Emosi Dengan Stres Kerja Pada Pelaku Pasar Valuta Asing

AKSARA KALAM PERDATA, Haryanto Fadholan Rosyid, Drs., M.A.

2014 | Skripsi | PSIKOLOGI

Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara kecerdasan emosi dengan stres kerja pada karyawan yang bekerja di bidang treasury sebagai pelaku pasar valuta asing. Subjek dalam penelilitian ini terdiri dari 19 orang karyawan Bank Indonesia, 40 orang karyawan Bank Negara Indonesia 46 (BNI46), dan. 18 orang karyawan Bank X di Jl. Gatot Soebroto di daerah Jakarta Pusat dengan total keseluruhan berjumlah 77 karyawan dari masing-masing bank. Penelitian ini memiliki variabel bebas kecerdasan emosi, sedangkan untuk variabel tergantung yaitu stres kerja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara stres kerja dan kecerdasan emosi pada pelaku pasar valuta asing. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala stres kerja dan skala kecerdasan emosi. Masing-masing skala dibuat khusus untuk penelitian ini tanpa mengadaptasi dari penelitian lain agar sesuai dengan tujuan penelitian yang ingin dicari. Berdasarkan analisis product moment didapatkan hasil bahwa kecerdasan emosi mampu menurunkan stres kerja yang dialami oleh pelaku pasar valuta asing yang berasal dari masing-masing bank.

This study aimed to explore the relationship between emotional quotient and work stress of employees working at treasury division as foreign exchange market trader. Subjects in this study were consists of 19 employees from Bank of Indonesia, 40 employees from Bank Negara Indonesia 46 (BNI46), and 18 employees from Bank X located at Gatot Soebroto street at Central Jakarta, with 77 employees accumulated from each bank respectively. This research has the independent variable of emotional quotient, while the dependent variable for work stress. The hypothesis proposed in this study is that there is a negative relationship between work stress and emotional quotient in foreign exchange market trader. Measuring instruments used in this study is the scale of work stress and emotional quotient scale. Each scales made specifically for this research purpose without adapting from any other researches to suit the purpose of the research. Based on product moment analysis showed that emotional quotient can reduce work stress experienced by foreign exchange market trader from each bank respectively.

Kata Kunci : Stres kerja, Kecerdasan emosi, Pelaku pasar valuta asing, Work stress, Emotional quotient, Foreign exchange market trader


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.