Laporkan Masalah

Kesukarelawanan Kaum Muda di Social Media Dalam Membentuk Gerakan Sosial Baru

RAMA WISNU DEWANTARA, Derajad S.W M.Si

2014 | Skripsi | Sosiologi

Dalam penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivisme kesukarelawanan kaum muda di social media dalam membentuk gerakan sosial yang perannya tidak terlepas dari perkembangan teknologi informasi terutama dengan munculnya Web.2.0 telah merubah wajah media komunikasi dunia, dimana komunikasi dapat dilakukan secara 2 arah dan memungkinkan untuk terjadinya interaksi antara pengirim pesan dengan penerima pesan. Social media mempunyai keunggulan dalam hal kecepatan dalam mendistribusikan pesan dan social media telah menjadi ruang public baru bagi masyarakat untuk sekedar sharing atau berdiskusi mengenai suatu isu. Kaum muda sebagai segmen pengguna social media terbesar memanfaatkan ruang tersebut untuk gerakan mereka dalam mendistribusikan isu dan informasi untuk mencari dukungan dari public dan juga sebagai tanda eksistensi mereka dalam dunia online. Subjek dari penelitian ini adalah kaum muda yang tergabung dalam gerakan gadjah mada mengajar, kenapa gadjah mada mengajar yang dijadikan subjek penelitian karena gerakan komunitas tersebut memanfaatkan social media sebagai ruang dari aktivistas kegaiatan organisasi mereka dari share mengenai kegiatan mereka, open recruitmen, serta penggunaan social media sebagai ruang konsolidasi sesama anggota komunitas. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kaum muda yang terhimpun dalam komunitas gerakan gadjah mada mengajar telah berhasil memanfaatkan social media sebagai ruang dalam gerakan mereka yang ditunjukan dengan aktivisme online yang komunitas itu lakukan dalam menciptakan aktivisme kesukarelawan kaum muda.

The main purpose of this research is to reveal the voluntary activism of young people in social media in forming the social movement as the technology development still growing, especially after the appearance of Web.2.0 that changed the communication media format in the world, that the communication can be done in two direction and possibly make internal interaction between sender and receiver of message. The best features of social media are the speed of message distribution and success in creating a new public space for sharing and discussion about the issue. The first segmentation for using social media is young people that take the advantage on their movement to spread the issue and information in finding support from public and also as to state their existence in online media. The subject of this research is young people who involve in Gadjah Mada Mengajar (GMM), as the reason is this community activity is taking the advantage of social media as media of their organization activity like sharing GMM’s Activity, the open recruitment and also as consolidation media among members of the community. The result of this research is young people that belong to GMM are successfully take the advantage of social media as media for their movement that can be found by online activism of the community in creating voluntary activism of young people.

Kata Kunci : Kesukarelawanan, Kaum Muda, Social media.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.