HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN POLA ASUH ORANG TUA PADA ANAK AUTISME DI KOTA DENPASAR
IDA ERNI SIPAHUTAR, Dr. dr. Elisabeth Siti Herini, Sp.A(K); Ibrahim Rahmat, S.Kp., M.Kes
2014 | Tesis | S2 Magister KeperawatanAutisme adalah gangguan masa kanak-kanak yang mengalami gangguan nteraksi sosial, gangguan komunikasi dan gangguan pola perilaku interes serta aktivitas yang terbatas. Jumlah kasus anak autisme mengalami peningkatan setiap ahun. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pusat pengendalian dan pencegahan penyakit di Amerika Serikat, tahun 2002 anak autisme ditemukan 1 dari 150 anak, tahun 2006 menjadi 1 dari 110 anak, tahun 2008 menjadi 1 dari 100 anak dan tahun 2012 menjadi 1 dari 88 anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan pola asuh orang tua pada anak autisme. Penelitian dilakukan di SD dan SDLB Kuncup Bunga Denpasar, di Pradnya Gama Pusat layanan Psikologi Denpasar dan di pusat Layanan Autisme kota Denpasar. Penelitian ini telah mendapatkan ijin dari komisi etik fakultas kedokteran Universitas Gadjah Mada Ref: KE/FK/663/EC tanggal 19 juni 2014. Penelitian dilakukan tanggal 20 Juni sampai dengan 18 Juli 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif analitik observasional dengan rancangan cross-sectional, didukung data kualitatif. Analisis data dilakukan analisis bivariat menggunakan uji chi square.. Hasil penelitian ditemukan orang tua yang mengalami stres sedang sebagian besar memberikan pola asuh campuran antara demokratis dengan otoriter yaitu 12 responden. Orang tua yang mengalami stres tinggi sebagian besar memberikan pola asuh otoriter yaitu sebanyak 7 responden. Orang tua yang mengalami stres ringan sebagian besar memberikan pola asuh campuran antara otoriter dengan demokratis yaitu sebanyak 7 responden.Tidak terdapat hubungan bermakna antara tingkat stres dengan pola asuh orang tua yang memiliki anak autisme.
Autism is a disorder of childhood impaired social interaction, communication disorders and behavioral disorders and limited activity. The number of cases of children with autism has increased every year. Based on the results of research on disease prevention and control centers in the United States, in 2002, children with autism found 1 of 150 children in 2006 to 1 in 110 children in 2008 to 1 in 100 children and in 2012 became one of 88 children. The purpose of this study was to determine the relationship of parenting stress levels of parents of children with autism. The study was conducted in elementary school SDLB Kuncup Bunga Denpasar, in Pradnya Gama Psychology Service Center in the center of Denpasar and Denpasar city Autism Services. This study has received approval from the ethics committee, faculty of medicine Gadjah Mada University Ref: KE / FK / 663 / EC of 19 June 2014, research was conducted on June 20 until July 18, 2014. The method used is Quantitative analytical observational study with crosssectional, qualitative data supported. Data analysis was conducted bivariate analysis using chi square test. The results of the study found that parents experience stress medium provide most of the parenting mix between democratic with authoritarian namely 12 respondents. Parents who experience high stress mostly give authoritarian parenting is as much as 7 respondents. The parents who experience mild stress mostly provide parenting mix between authoritarian to democratic as many as 7 respondents. There was no significant relationship between the level of parenting stress with parents who have children with autism.
Kata Kunci : parenting, stress levels, autistic children, parents