PERENCANAAN DAN EVALUASI CAMPURAN BETON KUAT AWAL TINGGI PADA PT. ADHIMIX PRECAST INDONESIA
YUSUF SETYA PRABOWO, Teguh Sudibyo, ST., MT.
2014 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK SIPILSebagai subkontraktor penyedia beton, PT. Adhimix Precast Indonesia seringkali memproduksi beton kuat awal tinggi untuk pembetonan yang membutuhkan jangka waktu cepat seperti pada pekerjaan perkerasan jalan atau pembuatan beton pracetak. Beton kuat awal tinggi adalah beton yang mensyaratkan kuat tekan tertentu pada umur awal beton, yang pada perencanaanya tetap menggunakan perencanaan campuran beton 28 hari dengan mempertimbangkan persentase perkembangan kekuatan di awal umur yang diinginkan. Metode perencanaan campuran beton PT. Adhimix Precast Indonesia mengacu pada peraturan DOE yang kemudian dengan kumpulan data pengalaman yang dimilki, dimodifikasi menjadi metode perencanaan yang lebih spesifik sesuai spesifikasi betonnya dan sumber daya yang tersedia. Salah satu contoh modifikasi perencanaan tersebut ialah prediksi perkembangan kekuatan beton di umur awal dalam perencanaan beton kuat awal tinggi. Dari kumpulan data perkembangan kekuatan beton yang mempertimbangkan nilai rasio W/C dan kadar penggunaan abu terbang, dihasilkan suatu persamaan untuk menentukan prediksi perkembangan kekuatan di awal umur. Kemudian dari pembahasan salah satu contoh perencanaan beton kuat awal tinggi, setelah dievaluasi didapati bahwa penggunaan abu terbang dalam perencanaan beton kuat awal tinggi tidak memberikan keuntungan. Penggunaan abu terbang membuat perkembangan kekuatan di awal umur beton lambat sehingga diperlukan rasio W/C yang terlalu rendah yang membuat beton semakin mahal.
As concrete suplier subcontractor, PT. Adhimix Precast Indonesia oftentime manufacturing the early stregth concrete to concrete poject that have fast finishing time like pavement project or manufacturing precast concrete. Early strength concrete is a concrete that have specific force strength condition at early strength concrete ascension. The mix design still use the concrete mix design for 28 days with consider percentage of strength concrete ascension in the day when the concrete strength target have rich. The method of PT. Adhimix Precast Indonesia concrete mix design are follow the regulation of DOE. With the much experience data, there are has been modified to be more specific mix design method. For the example of modification is equaliton of early strength concrete ascension prediction. The equalition is formed from strength concrete ascension experience data. And then from the study of early strength concrete mix design example, it have a conclusion that the use of fly ash for early strength concrete make the strength concrete ascension become more slow. So it make the concrete need more low W/C ratio. It mean the concrete are more expensive.
Kata Kunci : beton kuat awal tinggi, perencanaan campuran, perkembangan kekuatan, abu terbang.