Pengaruh Letak Biji dalam Buah dan Lima Macam Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan Bibit Sirsak (Annona muricata (L.))
DYAH MARUTI S, Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. ; Ir. Sri Muhartini, M.S.
2014 | Skripsi | AGRONOMIPenelitian dengan judul pengaruh letak biji dalam buah dan lima macam pupuk organik terhadap pertumbuhan bibit sirsak (Annona muricata (L.)) bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan pengaruh letak biji dalam buah dan lima macam pupuk organik terhadap pertumbuhan bibit sirsak. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mulai bulan September sampai dengan Desember 2013. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor. Faktor pertama adalah letak biji dalam buah (L) terdiri dari 3 aras yaitu letak biji bagian pangkal buah (L1), letak biji bagian tengah buah (L2) dan letak biji bagian ujung buah (L3). Faktor kedua adalah macam pupuk organik sebgai campuran media tanam (P) terdiri dari 6 aras yaitu pupuk kandang kambing (P1), pupuk kandang sapi (P2), pupuk kandang ayam (P3), pupuk kotoran bekas cacing (P4), pupuk kompos (P5) dan tanpa pemupukan (kontrol) (P6). Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis varian (ANOVA) pada taraf kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf kepercayaan yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak biji bagian ujung dan pangkal buah menghasilkan pertumbuhan bibit sirsak yang sama baiknya dengan letak biji bagian tengah buah, penambahan pupuk oganik pada media tanam memberikan pengaruh yang sama baiknya dengan perlakuan tanpa pemupukan, serta kombinasi perlakuan antara letak biji bagian tengah dan pupuk kandang ayam memberikan hasil terbaik pada variabel laju asimilasi bersih dan berat kering tajuk umur 14 mst.
The research entitled the effects of seed positions in pod and five kinds of organic fertilizers on the seedling growth of soursop (Annona muricata (L.)) was aimed to determine and obtain the effect of seed positions in pod and organic fertilizer application on the seedling growth of soursop. This research has been conducted at the Agriculture Faculty�s greenhouse of Gadjah Mada University, Bulaksumur, Yogyakarta, started on September to December 2013. Treatment consisted of two factors arranged in completely randomized design (CRD). The first factor was seed positions in pod (L) consist of three level i.e. from distal (L1), middle (L2) and anterior (L3) positions of pod relative to the fruit stalk. The second factor was kinds of organic fertilizers (P) i.e. goat manure (P1), cow manure (P2), chicken manure (P3), vermicompost (P4), compost (P5) and control (without fertilizer) (P6). The collected data were analyzed by means of analysis of variance (Anova) applying level of significance α = 5 %. Whenever the significant differences among treatments were found, further analysis was carried out by applying a Duncan Multiple Range Test (DMRT) of α = 5 %. The result showed that the distal and anterior positions of the pod relative to the fruit stalk bring out the seedling growth as good as the middle positions, the application of organic fertilizer in growing medium had the same yield with control treatment (without organic fertilizer) on the seedling growth, the combination between the middle positions of seed in pod and the chicken manure application gave the best yield occurred on net assimilation rate and shoots dry weight at 14 weeks after planting.
Kata Kunci : Letak biji, pertumbuhan bibit, pupuk organik, sirsak.