KONSTRIBUSI BRAJAMUSTI DALAM PEMILU LEGISLATIF Study tentang Konstribusi Kelompok Suporter Sepakbola Brajamusti terhadap Pemenangan Anggota DPRD (Agung Damar Kusumandaru) dalam Pemilu Legislatif di Kota Yogyakarta Tahun 2009
WISNU WIBOWO, Drs. Mashuri Maschab, SU
2014 | Skripsi | ILMU PEMERINTAHAN (POLITIK DAN PEMERINTAHAN)Suporter sepakbola yang pada umumnya bersikap netral atau hanya berorientasi pada olahraga dan sering merepresentasikan sikap fanatisme serta solidaritas diantara anggotanya dan terhadap klub yang didukungnya karena satu dan lain hal bisa diarahkan kepada hal lain seperti politik. Fenomena itu penyusun lihat dalam kegiatan suporter di Yogyakarta. Salah satu suporter yang cukup dikenal adalah kelompok suporter Brajamusti. Brayat Jogja Mataram Utama Sejati atau lebih dikenal dengan nama Brajamusti merupakan suatu kelompok suporter sepakbola yang mendukung tim PSIM Yogyakarta. Pada pemilu legislatif 2009, salah seorang tokoh dan pengurus Brajamusti yang bernama Agung Damar Kusumandaru berhasil terpilih menjadi anggota DPRD kotamadya Yogyakarta. Penyusun mendengar dan mendapat berbagai macam informasi mengenai kemenangan Agung Damar Kusumandaru tidak terlepas oleh peran para suporter Brajamusti. Penelitian ini untuk menjawab pertanyaan mengenai �Bagaimana konstribusi suporter sepakbola Brajamusti dalam pemenangan Agung Damar Kusumandaru pada Pemilu Legislatif di Kota Yogyakarta tahun 2009?� Penelitian dilakukan di Dapil 3 yang merupakan daerah pemilihan dari Agung Damar Kusumandaru. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus sebagai metode penelitiannya. Teori dalam penelitian ini menggunakan teori pemilu, interest group, dan modal sosial Berdasarkan hasil temuan di lapangan bahwa kelompok suporter Brajamusti yang memiliki anggota sangat banyak menjadi modal sosial Agung Damar Kusumandaru yang memiliki unsur kedekatan dan populer di kalangan suporter sepakbola Brajamusti untuk meraih dukungan suara dalam pemilu. Meskipun secara organisasi Brajamusti tidak mendukung tetapi melalui anggota Brajamusti yang berada di Dapil 3 memiliki kedekatan dengan beliau banyak yang mendukungnya dalam pemilu. Konstribusi Brajamusti berupa pendaftaran caleg, kampanye, pemungutan suara dan penghitungan suara. Selain konstribusi tersebut terdapat modal-modal yang dimiliki oleh Agung Damar Kusumandaru dalam menghadapi pemilu seperti modal ekonomi, modal sosial, dan modal politik.
Football supporters who were originated and supposed to be neutral, sport oriented, club fanaticism representation, and also well known to be loyal to its members and the supported football club, for one and another reason, football supporters could be propelled into different matter, such as politics. The phenomenon could be seen in the supporters activity in Yogyakarta. Brayat Jogja Mataram Utama Sejati or well-known as Brajamusti is a group that support PSIM Yogyakarta. One of leading figure in Brajamusti, named Agung Damar Kusumandaru, successfully became regional representative for Yogyakarta city in the 2009 legislative election. It was informed that Brajamusti supporter group played an important role in the winning of Agung Damar Kusumandaru. The study was aimed to answer the question of �How was the contribution of Brajamusti supporter group in the winning of Agung Damar Kusumandaru on legislative election at the city of Yogyakarta in 2009?� The study was conducted in electoral district 3 which was the constituency of Agung Damar Kusumandaru. The study was a qualitative study which employed case study as its research methods. The study made use the theory of election, interest group, and social capital. The finding showed that the people of Brajamusti became the social capital of Agung Damar Kusumandaru, who possesses the element of closeness and popularity amongst the Brajamusti football supporter, to gain the people voice during the election. The Brajamusti Organization did not support Agung Damar Kusmandaru officially. However, due to the closeness and supports of Brajamusti members who belong to electoral district 3 to Agung Damar Kusumandaru, he succeed in the legislative election. Brajamusti contribution was in the form ofregistration of candidates, campaign, voting and counting. In addition, Agung Damar Kusumandaru also had economic capital, social capital and politic capital.
Kata Kunci : suporter sepakbola, pemilu legislatif, konstribusi, modal sosial