Peningkatan Kandungan Karbohidrat Kultur Tunggal Mikroalga Chlorella zofingiensis Donz dan Kultur Campuran Isolat Glagah Dalam Raceway Pond
RAMDHANIYAH, Eko Agus Suyono M.App.Sc
2014 | Skripsi | BIOLOGIBiomassa merupakan potensi sumber energi terbarukan. Mikroalga adalah organisme fotosintetik yang dapat menghasilkan biomassa dan produk metabolit dalam jumlah besar melalui proses fotosintesis. Kultur campuran mikroalga diketahui memiliki kemampuan menghasilkan biomassa dan kandungan karbohidrat lebih tinggi dibandingkan kultur tunggal. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari kandungan karbohidrat kultur tunggal Chlorella zofingiensis Donz dan kultur campuran isolat Glagah pada skala laboratorium dan skala raceway pond. Penelitian dilakukan selama 7 hari pengamatan untuk masing-masing jenis kultur dan skala kultivasi. Mikroalga kultur tunggal C. zofingiensis Donz dan kultur campuran isolat Glagah masing-masing ditumbuhkan pada skala laboratorium dengan medium Bold Basal dan pada skala raceway pond dengan medium Walne modifikasi selama 7 hari. Parameter yang diamati yaitu kandungan karbohidrat. Penelitian ini menunjukkan bahwa kultivasi pada kultur campuran isolat Glagah memilki kandungan karbohidrat yang lebih tinggi dibanding kultur campuran isolat Glagah pada skala laboratorium dan raceway pond. Produktivitas karbohidrat isolat Glagah sebesar 4,62 mg/hari di laboratorium dan 6 mg/hari di raceway pond sedangkan C. zofingiensis Donz sebesar 3,6 mg/hari di laboratoriun, dan 0,079 mg/hari dalam raceway pond.
Biomass is a source of renewable energy. Microalgae is a photosynthetic organism that can produce biomass and carbohydrate. Mixed culture microalgae has been known to be able to produce more biomass and carbohydrate content than their single culture. The aims of this study were to determine the carbohydrate content of the monoculture Chlorella zofingiensis and mixed culture Glagah isolate in laboratory scale and raceway pond. The study was conducted for 7 days using microalgae C. zofingiensis and mixed culture Glagah isolate grown for laboratory scale was Bold Basal Medium and while raceway pond was Walne modification medium. The parameter was carbohydrat content. The research showed that cultivation of mixed culture Glagah isolate had carbohydrate content higher than monoculture C. zofingiensis in laboratory scale and raceway pond. Carbohydrate productivity Glagah isolate was 4,62 mg/day in laboratory scale and 6 mg/day in raceway pond, however carbohydrate productivity of C. zofingiensis was 3,6 mg/day in laboratory scale and 0,079 mg/day in raceway pond.
Kata Kunci : Monoculture Chlorella zofingiensis, mixed culture Glagah isolate, carbohydrate content, dry weight, raceway pond.