Laporkan Masalah

Acarina pada Perkebunan Salak ( Salacca zalacca (Gaertner) Voss. ) Pondoh Super dan Pondoh Madu di Kelompok Tani Duri Kencana, Tempel, Sleman, Yogyakarta.

ULA AULIA FITRIAN, Soenarwan Hery Poerwanto, S.Si, M.Kes

2014 | Skripsi | BIOLOGI

Salak Salacca zalacca (Gaertner) Voss. Merupakan buah tropis Indonesia dan termasuk komoditi unggul. Salah satu daerah sentra produksi komoditi salak pondoh yaitu di daerah Sleman, Yogyakarta. Salah satu hambatan yang banyak ditemui pada budidaya salak yaitu hama. Hama dapat berupa mikrofauna, mesofauna, dan makrofauna. Acarina merupakan mesofauna yang berpotensi sebagai hama,parasit, predator, fitofag, saprofgus, dan fungivor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis Acarina yang hidup pada seresah, buah, dan bunga tanaman budidaya salak pondoh super dan madu. Mengetahui tingkat keanekaragaman Acarina serta mengetahui faktor lingkungan yang mempengaruhi Acarina di perkebunan salak Kelompok Tani Duri Kencana, Tempel, Sleman Yogyakarta. Kebun salak pondoh super dan madu dibagi menjadi 3 wilayah berdasarkan ketinggian tempat yaitu Atas(> 700 mdpl), tengah(±700) mdpl dan bawah(<700 mdpl). Sampel pada masing-masing wilayah diambil 10 tanaman (5 tanaman jantan dan 5 betina) secara random. Pada tiap tanaman diambil sampel Acarina dari bunga, kulit buah, dan seresah-tanah. Parameter lingkungan yang dihitung mencakup suhu, ketinggian, pH tanah dan kelembaban.Sampel di identifikasi dengan buku Manual of Acarology. Berdasarkan penelitian, Acarina pada tanaman budidaya salak kultivar pondoh super dan madu mencapai 25 famili dan 35 spesies. pada salak pondoh super, Haemolaelaps sp. paling banyak ditemukan pada serasah, bunga dan kulit buah. Pada salak madu terdapat Nothrus sp pada Kulit buah, Uropodiaspis sp pada Bunga dan Laelaps sp pada serasah.Tingkat keanekaragaman Acarina pada kedua kultivar yaitu sedang. Faktor lingkungan yang mempengaruhi kehidupan Acarina yaitu suhu, kelembaban dan pH.

Salak fruit is a tropical fruit native to Indonesia. One of its main production areas is in Sleman District, Yogyakarta. Pests are the main threat to salak plant production with various microfauna, mesofauna, and macrofauna commonly attacking salak plants. Acarina is a mesofauna that potential as pests to salak plant. The research aimed to determine the types of Acarina living in litter, fruit peels, and flower of two plantation salak cuktivars, to estimate the diversity, and to determine environmental factors influenceing Acarina populations in Duri Kencana Farmers Group, Tempel, Sleman, Yogyakarta. We stratified the plantations into three altitudinal levels, high (>700 mdpl), medium (±700 mdpl) and low (<700 mdpl). From each site, ten plants sample five males and five females individuals were randomly collected. Acarina Spesies were collected from these plant flower and peels, also litter. We measured the environmetal environmental temperature, altitude, soil acidicity and soil moisture. Acarina species were identified based on the book Manual of Acarology book. In total, 35 species belonging to 25 families of Acarina were found in both cultivar. Haemolaelap sp was the most abundant species found in the litter, flowers and fruit peels of of pondoh super. In the Madu cultivar, Nothrus sp was found in fruit peels, Uropodiaspis sp in the flowers and Laelaps sp in the . Diversities level of Acarina in both cultivars were moderate. Temperature, soil moisture and soil acidicity were the environmental factors with the greatest influence one Acarina populations. .

Kata Kunci : Acarina, Salak pondoh, Dominansi, indeks Shannon-Wiener


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.