AS-SIFAH AL-MUSYABBAHAH BI ISM AL-FA'IL DALAM REPORTASE LIKULLI ARDIN MILADU AYYAMI AT-TAHRIRI BAGIAN 1-4 KARYA IBRAHIM ABD AL-MAJID: ANALISIS FUNGSI
KURNIAWAN, Arief Ma'nawi, S.S., M.Hum.
2014 | Skripsi | SASTRA ARABPenelitiaan ini memiliki dua tujuan. Tujuan yang pertama adalah memaparkan dan mengidentifikasi fungsi yang diisi oleh as-sifah al-musyabbahah yang terdapat pada reportase Likulli Ardin miladu Ayyami At-tahriri karya Ibrahim Abd Al-majid bagian satu sampai dengan empat. Tujuan kedua adalah mengidentifikasi polapolanya yang terdapat pada reportase tersebut. Sudut pandang penelitian ini berdasar pada teori Al-Gulayainiy mengenai fungsi dalam ranah linguistik Arab, yakni al-musnad ilaih dan al-musnad. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada dua. Metode pertama berkaitan dengan penyediaan data, yaitu metode simak yang dilanjutkan dengan teknik dasar yang berupa teknik sadap. Setelah teknik dasar tersebut dilakukan, hasil penyadapan tersebut dicatat (teknik catat). Metode kedua berkaitan dengan analisis data, yaitu metode agih dengan teknik dasar bagi unsur langsung yang dilanjutkan dengan teknik baca markah. Teknik ini berguna untuk mengetahui fungsi suatu kata dalam klausa. Setelah teknik tersebut dilakukan, dilanjutkan dengan teknik lesap yang berguna untuk mengetahui kadar keintian suatu unsur bahasa. Dari kadar keintian tersebut dapat diketahui wajib atau tidaknya suatu unsur bahasa ada dalam klausa. Dalam penelitian ini terdapat sebelas macam fungsi dalam klausa yang diisi olehas-sifah al-musyabbahah. Kesebelas fungsi tersebut adalah al- fa'il, na'ib al-fa'il, al-mubtada', al-khabar, ism al-fi'll an-naqis, khabar al-fi'il an-naqis, ism inna, khabar inna, ism la an-nafiyyah li al-jinsi, al-maf'ulat, dan al-hal. Dari sebelas macam fungsi tersebut terdapat sembilan fungsi inti yang diisi as-sifah almusyabbahah dan dua fungsi yang bukan inti yang diisinya dalam klausa. Selain fungsi yang diisi as-sifah al-musyabbahah, penelitian ini juga mengidentifikasi pola-polanya. Identifikasi pola tersebut berdasar pada pola yang dikemukakan Abd al-Ganiy. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan ini terdapat dua belas macam pola. Kedua belas pola tersebut yaitu; fa'ilun, fai'lun, fa'lun, faailun, fa'laan, af'alu, fa'lun, mif'ilun, muf'ilun, muftailun, dan muf'al. Pola inilah yang selanjutnya bermanfaat untuk mempermudah identifikasi suatu kata apakah as-sifah al-musyabbahah atau bukan.
This research has two Objectives. The first objective is to describe and identify the functions filled by as-sifah al-musyabbahah as written in Likulli Ardin Miladu Ayyami At-tahriri by Ibrahim Abd Al-majid reportage part of one to four. The second objective is to identify the patterns in the reportage. The viewpoint of this research is based on the al-Gulayainiy theory on the function in the Arabic linguistics realm, namely al-musnad and al-musnad ilaih. There are two method used in this study. The first method that is related to the provision of the data, is comprehending method which is followed by basic techniques such as intercepting technique. Once the basic technique is conducted, the results of the interception are recorded (note-taking technique). The second method that deals with the analysis of the data, is the agih method with basic techniques and segmenting immediate constituents technique followed by many reading techniques. This technique is useful to determine the function of a word in a clause. Once the technique is carried out followed by dissipative technique is useful to determine the level of essentiality of a language elements. From the essentiality level, it can be determined whether or not a compulsory element of language exist in clauses. In this study, there are eleven kinds of functions in a clause that are filled by the as-sifah al-musyabbahah. Those functions are al- fa'il, na'ib al-fa'il, al-mubtada', al-khabar, ism al-fi'll an-naqis, khabar al-fi'il an-naqis, ism inna, khabar inna, ism la an-nafiyyah li al-jinsi, al-maf'ulat, and al-hal. From these eleven kinds of functions, there are the nine core functions that are filled with as-sifah al-musyabbahah and two non-core functions filled in the clauses. In addition to the functions filled the as-sifah al-musyabbahah, this study also identifies the patterns. The patterns identification based on the patterns proposed by 'Abd al-Ganiy. Based on the research that was conducted, there are twelve kinds of patterns. They are; fa'ilun, fai'lun, fa'lun, faailun, fa'laan, af'alu, fa'lun, mif'ilun, muf'ilun, muftailun, dan muf'al.l. This pattern is further helpful to facilitate the identification of a word whether it is as-sifah al-musyabbahah or not.
Kata Kunci : as-sifah al-musyabbahah, likulli ardin miladu ayyami at-tahriri, fungsi, pola