Laporkan Masalah

ALAT PEMANTAU LEVEL CAIRAN INFUS NIRKABLE DENGAN MODUL RF-RX 433 Mhz

SUGENG RYADI, Nur Sulistyawati, S.T., M.T.

2014 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK ELEKTRO

Pemantauan infus pada rumah sakit di Indonesia selama ini secara umum masih dilakukan dengan manual. Pemantauan yang manual ini memiliki banyak kekurangan, diantaranya adalah sering terjadinya gangguan infiltrasi atau naiknya darah ke saluran infus. Alat pemantau level cairan infus nirkabel ini dibuat agar dapat mengurangi resiko tersebut. Biaya pembuatan yang murah diharapkan dapat memberi kemudahan bagi rumahsakit hingga puskesman untuk dapat mengunakan alat ini. Selain itu alat ini dapat meningkatkan efisiensi kerja di rumah sakit dengan mengurangi lalu-lalang petugas medis dalam mengawasi infus. Dengan terjaminya proses pemberian infus diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas pengobatan pada pasien. Alat ini memanfaatkan perubahan berat infus saat digunakan. Infus akan digantung pada pegas dengan sebuah bidang datar pada bagian ujungnya. Sensor jarak dipasang pada bagian atas pegas. Ketika infus digantungkan, bidang datar pada ujung pegas akan bergerak menjauhi sensor jarak. Seiring berkurangnya berat infus maka bidang datar ini akan bergerak mendekati sensor. Perubahan jarak hasil pembacaan sensor dimanfaatkan untuk menenukan level infus yang akan diukur yaitu 1000 ml, 500 ml, 250 ml dan 100 ml. Data tersebut diolah oleh mikrokontroler untuk memicupengiriman sinyal oleh transmitter dan diterima oleh reciver. Alat ini hanya dapat diaplikasikan pada infus 1000 ml dan 500 ml dengan kemasan plastik dan cairan dengan komposisi sejenis dengan air. Penampil LCD 16 x 2, LED dengan 3 fariasi warna serta buzzer sebagai piranti pendukung dan indikator.

In Indonesia, the monitoring of infusion at a hospital usually still done by manually procedural. Manual monitoring has many shortcomings, Including the frequent disruption infiltration or intravenous line into the blood rise. Liquid level monitoring tool for wireless infusion is made in order to reduce Reviews These risks. Cheap manufacturing costs are expected to provide facilities for hospitals to puskesman to be-able to use this tool. In addition, this tool can improve work efficiency by reducing hospital passing a medical officer in monitoring the infusion. With guarantee the infusion process is also expected to improve the quality of treatment for Patients. This tool Utilizes infusion of weight change during use. Infusion will be hung on the spring with a flat surface at the edges. The proximity sensor is mounted on the top of the spring. When infusion is hung, flat field at the end of the spring will move away from the proximity sensor. Along the reduced weight of the infusion, the flat field will move closer to the sensor. Change distance sensor readings used for infusion menenukan level to be Measured is 1000 ml, 500 ml, 250 ml and 100 ml. The Data is processed by the microcontroller to trigger the delivery of a signal by the transmitter and received by the reciver. This tool can only be applied to the infusion of 1000 ml and 500 ml in plastic packaging and liquid with Similar composition with water. 16 x 2 LCD viewer, 3 variant with the colors of the LED and the buzzer as supporting tools and indicators.

Kata Kunci : monitoring the level of infusion, proximity sensor, transmitter module and reciver.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.