Laporkan Masalah

Sistem Informasi Geografi Untuk Visualisasi Peta Prismatik Total Harga Transaksi Bidang Tanah Di Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul Bulan Februari Hingga April Tahun 2014

DHINA FITRIANDINI, Taufik Hery Purwanto, S.Si., M.Si.

2014 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SIG

Kecamatan Banguntapan memiliki posisi cukup strategis terhadap pusat kegiatan perkotaan sehingga daerah ini memiliki potensi untuk berkembang menjadi daerah yang padat bangunan dengan adanya jual beli perbidang tanah. Karena daerah ini memiliki pemasukan transaksi jual beli dengan harga transaksi bidang tanah yang tinggi dan lebih banyak dibandingkan daerah lainnya maka dilakukan penelitian dengan judul "Sistem Informasi Geografi untuk Visualisasi Peta Prismatik Total Harga Transaksi Bidang Tanah di Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul Bulan Februari Hingga April Tahun 2014". Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan Peta Pendaftaran Tanah Kecamatan Banguntapan Tahun 2013 Skala 1 : 1000 dan hasil survei lapangan yang diperoleh berdasarkan data masukan selama proses perolehan data tahun 2014. Proses yang digunakan untuk menumpangsusun data adalah merge. Sedangkan metode yang digunakan dalam klasifikasi yaitu metode geometrik untuk memperoleh informasi tentang kelas total harga transaksi bidang tanah berdasar status tanah. Data total harga transaksi bidang tanah berdasar status tanah dapat memberikan informasi spasial terkini selama bulan Februari hingga April tahun 2014 dengan tampilan peta prismatik. Berdasarkan hasil dari visualisasi peta prismatik maka diperoleh hasil klasifikasi/pengkelasan harga tanah berdasar status tanah Hak Milik yaitu kelas I = Rp 14.000.000 - Rp 738.913.752 (sangat rendah); kelas II = Rp 738.913.753 - Rp 1.825.508.467 (rendah); kelas III = Rp 1.825.508.468 - Rp 3.454.237.502 (sedang); kelas IV = Rp 3.454.237.503 - Rp 5.895.587.742 (tinggi); dan kelas V = Rp 5.895.587.743 - Rp 9.555.000.000 (sangat tinggi). Kelas total harga transaksi bidang tanah berdasar status tanah Hak Guna Bangunan yaitu kelas I = Rp 0,- - Rp 66.908.565 (sangat rendah); kelas II = Rp 66.908.566 - Rp 375.613.957 (rendah); kelas III = Rp 375.613.958 - Rp 1.799.931.146 (sedang); kelas IV = Rp 1.799.931.147 - Rp 8.371.502.311 (tinggi); dan kelas V = Rp 8.371.502.312 - Rp 9.795.819.500 (sangat tinggi). Hasil penelitian ini diperoleh Peta Prismatik Total Harga Transaksi Bidang Tanah Berdasar Status Tanah di Kecamatan Banguntapan Bulan Februari Hingga April Tahun 2014. Tingginya harga transaksi bidang tanah dalam tampilan peta prismatik tidak diukur dari banyaknya lokasi transaksi bidang tanah melainkan dari total harga transaksi bidang tanah secara keseluruhan di tiap batasan daerah.

Banguntapan's district have strategic enough position to center urban so region activity this have potency for effloresce as region which thickly building by marks sense every plot merchant earth. Since this region have merchant transactions inclusion at the price tall plot transactions and more a lot of than another region therefore done by research with title "Geography Information System for Prism Map Visualisation Full Scale based Plot Transactions Price Soiled State at Banguntapan's district, Bantul's regency Month Of February Until April Year 2014". This research did by utilizes district Cadastral Map Banguntapan Year 2013 Scales 1: 1000 and yielding acquired field survey bases entry data up to data acquisition process year 2014. Process that is utilized for overlay data is merge. Meanwhile method that is utilized in classification which is method geometric to get information about class total based plot transactions price soiled state. Prices totaled data based plot transactions soiled state get to give spatial's information most now up to month of February until April yaer 2014 by prism map appearance. Base result of prism map visualisation therefore acquired numeric result / classification based earth price private property state which is classes I = Rp 14.000.000 - Rp 738.913.752 (very low); class II. = Rp 738.913.753 - Rp 1.825.508.467 (low); III. class = Rp 1.825.508.468 - Rp 3.454.237.502 (average); class IV. = Rp 3.454.237.503 - Rp 5.895.587.742 (high); and class v = Rp 5.895.587.743 - Rp 9.555.000.000 (highly). Prices totaled class based plot transactions Rights soiled state Utilised Building which is class I = Rp 0 - Rp 66.908.565 (very low); class II. = Rp 66.908.566 - Rp 375.613.957 (low); III. class = Rp 375.613.958 - Rp 1.799.931.146 (everage); class IV. = Rp 1.799.931.147 - Rp 8.371.502.311 (high); and class V = Rp 8.371.502.312 - Rp 9.795.819.500 (highly). This observational result acquired Prism Map Full Scale based Plot Transactions Price Soiled State at Banguntapan's district Month Of February Until April Year 2014. In height plot transactions price in prism map appearance unmeasured of a lot of plot transactions location but of full scale plot transactions price as a whole at every region limitation. Key word: Soiled state, Plot transactions, Geography information system (SIG), Prism Map visualisation

Kata Kunci : Status Tanah, Transaksi Bidang Tanah, Sistem Informasi Geografi (SIG), Visualisasi Peta Prismatik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.