Laporkan Masalah

Peran Guru TK/KB Aisyiah Busthanul Athfal dalam pengubahan Perilaku Siswa

MARYAM LATIFAH, Drs.Soeprapto,SU

2014 | Skripsi | Sosiologi

ABSTRAKSI Segala macam kebiasaan, tingkah laku, serta perkataan memiliki pengaruh yang sedemikian besar terhadap tumbuh kembang anak di masa depan. Tak pelak kontrol terhadap lingkungan menjadi sangat penting untuk terus diperhatikan dan dijaga agar tidak sampai menjadi senjata makan tuan terhadap pribadi anak nantinya. Sebagian orang dewasa, melihat prestasi anak dari kebiasaan. Meski tidak dapat dijadikan tolok ukur yang pasti, namun, ketika melihat seorang anak dengan kebiasaan yang positif dan teratur, hal ini dapat menciptakan decak kagum tersendiri di kalangan orang dewasa. Sekolah -sekolah yang diperutukkan bagi anak anak usia dini, saat ini mulai banyak bermunculan. Baik yang telah terdaftar maupun yang belum terdaftar. Lembaga semacam ini setidaknya telah menjadi rumah kedua bagi anak-anak. Adanya pengawasan guru serta sekelompok teman bermain yang seumuran di sekolah setidaknya dapat menjadi wadah yang cukup efektif untuk dapat membentuk kebiasaan di kalangan anak-anak. TK ABA Nitikan merupakan salah satu sekolah taman kanak-kanak yang cukup banyak menampung anak didik. Hal ini dapat mengindikasikan adanya kepercayaan yang besar dari orangtua untuk menyerahkan pendidikan ank mereka disana. Sesuai dengan penjelasan di atas, maka rumusan masalah yang penulis susun adalah 'Bagaimana peran guru sekolah taman kanak-kanak Aisyiyah Busthanul Athfal sebagai agent of change dalam mengubah perilaku siswa mula dari sebelum bersekolah hingga selesai bersekolah? Kerangka teori yang digunakan antara lain teori belajar dari Gagne dan John Dewey, serta teori perubahan perilaku. Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian lapangan (field study) dengan pendekatan kualitatif dan analisis bersifat deskriptif (descriptive analysis). Pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara mendalam, serta observasi non partisipan. Penelitian, sebagaimana telah disebutkan diatas, dilakukan di TK ABA Nitikan, yang terletak di jalan Sorogenen. Adapun hasil dari penelitian ini adalah didapatinya perubahan yang terjadi pada siswa dalam perilaku pola keseharian meliputi tujuh macam pola, yakni pola makan, mandi, gosok gigi, berpakaian, bangun tidur di pagi hari, membuang sampah dan membereskan mainan.Tidak hanya perilaku sehari-hari saja, bahkan dalam pola sosial dan emosi siswa siswi di TK ABA Nitikan juga mengalami perubahan. Pola sosial dan emosional ini mencakup: kebiasaan membentak, menangis, bergaul, sikap berbagi dan mau mengalah. Hal tersebut menandakan bahwa peranan guru sebagai agent of change di sekolah telah berhasil. Dorongan dari para guru ini menciptakan keinginan pada diri anak didik untuk berubah.

All sorts of habits, behavior, and the words have such a large influence on the development of the child in the future. Inevitably control of the environment is very important to continue to be considered and maintained so as not to backfire against the child's personal future. Some adults, children see the achievements of the habit. Although it can not be used as benchmarks for certain, however, when he saw a child with a positive and regular habits, it can create its own admiration among adults. School -school children who diperutukkan for early childhood, when this began emerging. Either registered or unregistered. Such structure at least has become a second home for the children. Supervision of teachers and playmates of the same age group in school at least can be a container that is effective enough to be able to form a habit among children. TK ABA Nitikan is one school kindergarten pretty much accommodate students. This may indicate great confidence of parents to submit their ank education there. In accordance with the above explanation, the formulation of the problem that the authors stacking is "What is the role of the school teacher kindergarten Aisyiyah Busthanul RA as agents of change in changing the behavior of the first students to finish school before going to school?" Theoretical framework used include learning theory of Gagne and John Dewey, as well as the theory of behavioral change. Research carried out a kind of field research (field study) with a qualitative approach and a descriptive analysis (descriptive analysis). Data collected through in-depth interviews, as well as non-participant observation. The study, as mentioned above, made kindergarten Nitikan ABA, which is located on the road Sorogenen. The results of this study are found the changes that occur in students' daily behavior pattern includes seven kinds of patterns, namely eating, bathing, brushing teeth, getting dressed, getting out of bed in the morning, take out the trash and clean up mainan. Not only daily behavior course, even in the social and emotional patterns of students in kindergarten Nitikan ABA is also changing. Social and emotional pattern include: custom yell, cry, get along, sharing, and refused to budge. This indicates that the role of teachers as agents of change in schools have been successful. The thrust of these teachers created a desire in students for self-change.

Kata Kunci : anak, sekolah, guru, perubahan; child, school, teacher, change


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.