Laporkan Masalah

PENGUKURAN PRODUKTIVITAS PENJUALAN AYAM GORENG DENGAN METODE RASIO OUTPUT-INPUT DI RUMAH MAKAN YOGYA CHICKEN PELEM KECUT YOGYAKARTA

TRI ANNISA RAMADHANI, Ir. Guntarti Tatik Mulyati, MT

2014 | Tugas Akhir | D3 AGRO INDUSTRI

ABSTRAK Oleh : Tri Annisa Ramadhani1, Guntarti Tatik Mulyati2, Nafis Khuryati2 Rumah Makan Yogya Chicken Pelem Kecut Yogyakarta merupakan industri yang bergerak dibidang pengolahan makanan. Pentingnya pengukuran produktivitas di suatu industri untuk mengukur sejauh mana kinerja yang telah diraih sekaligus sebagai landasan dalam perbaikan produktivitas perusahaan agar mampu bertahan terutama dalam menghadapi era pasar bebas yang semakin kompetitif ini, sehingga meningkatkan kualitas dari produktivitas untuk menentukan tujuan yang efektif dan efisien serta tetap menjaga kualitas yang tinggi. Pengukuran produktivitas dengan metode Rasio Output Input akan menghasilkan nilai produktivitas parsial, faktor produktivitas total, serta produktivitas total, untuk mengidentifikasi indikator yang berpengaruh pada input hasil perhitungan produksi di Rumah Makan Yogya Chicken Pelem Kecut, serta membandingkan hasil produksi dan penggunaan input pada tahun sekarang dengan tahun sebelumnya. Pengukuran produktivitas dengan metode rasio output-input di Rumah Makan Yogya Chicken dilakukan pengamatan terhadap produk penjualan ayam selama 30 hari pengamatan. Pengukuran produktivitas yang dilakukan yaitu mengukur produktivitas parsial , produktivitas total dan produktivitas faktor total yang difokuskan pada penjualan produk ayam dan hanya pada outlet di Rumah Makan Yogya Chicken Pelem Kecut. Hal ini karena tingkat perubahan yang terjadi dalam kurun waktu tertentu sehingga dapat diketahui apakah produktivitas dalam industri tersebut meningkat atau menurun. Berdasarkan perhitungan produktivitas output input tahun 2012 dan 2013 menerapkan sistem padat modal, untuk produktivitas parsial tenaga kerja tahun 2012 dan 2013 sebesar 14,009 dan 14,894. Produktivitas parsial bahan baku tahun 2012 dan 2013 sebesar 17,727 dan 18,412. Produktivitas parsial modal pada tahun 2012 dan 2013 sebesar 1,254 dan 1,359. Produktivitas parsial energi pada tahun 2012 dan 2013 sebesar 25,443 dan 22,893. Nilai produktivitas faktor total tahun 2012 dan 2013 yaitu 1,041 dan 1,123. Sedangkan nilai produktivitas total tahun 2012 dan 2013 yaitu 1,041 dan 1,109. Indikator yang berpengaruh pada input dari hasil perhitungan produksi tahun 2012 dan 2013 yaitu input energi karena mengalami penurunan, sedangkan dari perbandingan indeks produktivitas yang mengalami peningkatan yaitu indeks tenaga kerja, material dan modal.

ABSTRACT By: Annisa Tri Ramadhani1, Guntarti Tatik Mulyati2, Nafis Khuryati2 Eating Yogya Chicken Pelem Kecut Yogyakarta is engaged in industrial food processing. The importance of measuring productivity in the industry to measure the extent to which performance has been achieved as well as a foundation in improving the productivity of the company in order to survive, especially in the era of the free market is increasingly competitive, thus improving the quality of productivity to determine the purpose of effective and efficient and maintain high quality. Measurement of productivity with Output-Input Ratio method will return the value of partial productivity, total factor productivity and total productivity, to identify indicators that affect the calculation of production inputs results in Eating Yogya Chicken Pelem Kecut, and compare the results of the production and use of inputs in the current year with the previous year . Measurement of productivity with output-input ratio method in Eating Yogya Chicken made observations on the sale of chicken products during the 30 days of observation. Productivity measurement made is a partial measure of productivity, total productivity and total factor productivity are focused on the sale of chicken products and only at outlets in Eating Yogya Chicken Pelem Kecut. This is because the rate of change that occur within a certain time so it can be known whether the productivity in the industry is increasing or decreasing. Based on the input output productivity calculations in 2012 and 2013 introduced a system of capital-intensive, labor partial productivity in 2012 and 2013 amounted to 14,009 and 14,894. Partial productivity of raw materials in 2012 and 2013 amounted to 17.727 and 18.412. Partial productivity of capital in 2012 and 2013 amounted to 1,254 and 1,359. Partial energy productivity in 2012 and 2013 amounted to 25,443 and 22,893. Value of total factor productivity in 2012 and 2013 is 1,041 and 1,123. While the total value of productivity in 2012 and 2013 is 1,041 and 1,109. Indicators that affect the input from the calculation of production in 2012 and 2013 is due to energy input has decreased, while the ratio increased productivity index is the index of labor, materials and capital.

Kata Kunci : Ayam,Metode Rasio Output-Input,Produktivitas Total,Produktivitas Faktor Total,Produktivitas Total,Indeks Produktvitas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.