Peranan Indonesian Crafter Regional Yogyakarta (ICRY) dalam Pengembangan UKM Anggota
IRIENE BINTANG I., Dr. Hempri Suyatna , S.sos, M.Si
2014 | Skripsi | ILMU PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN (SOSIATRI)Komunitas Indonesian Crafter Regional Yogyakarta (ICRY) pada awalnya adalah komunitas online yang berbasis pada media sosial Facebook yang kemudian pada masing-masing regional membentuk komunitas tersebut menjadi organisasi yang mempunyai arahan dan tujuan yang jelas. Sejalan dengan hal tersebut ICRY juga menjadi wadah bagi anggota didalamnya untuk mengembangkan kemampuan yang mereka miliki. Syarat utama dalam bergabung dalam ICRY adalah seorang Crafter atau perajin. Dalam penelitian ini digunakan konsep teori pertukaran sosial, dalam berkegiatan di ICRY anggota dipandang melakukan tidakan pertukaran sosial dalam kaitannya dengan mewujudkan tujuan mereka. Pertukaran yang terjadi bersifat produktif dimana masing-masing aktor yang terlibat sama-sama endapatkan keuntungan dari kegiatan tesebut. Penelitian ini berlokasi di Yogyakarta dan menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui : observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wwancara yang dilakukan melalui 2 cara yaitu in-depth interview dan wawancara melalui sosial media (e-mail dan Facebook). Informan dipilih menggunakan metode purposive sampling dan snowball. Informan yang diwawancarai berjumlah 7 orang, mereka merangkap sebagai pengurus ICRY,pemilik usaha, dan crafter. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan ICRY merupakan suatu komunitas non-profit yang mempunyai tujuan sebagai sarana bersosialisasi sesama crafter, akan tetapi dalam kegiatan yang dilakukan anggota yang bergabung didalamnya merasakan manfaat juga terhadap usaha yang mereka miliki. Manfaat yang paling dirasakan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan jaringan yang terbentuk setelah bergabung dengan ICRY. Pengembangan usaha yang mereka rasakan tidak berupa peningkatan omset atau pendapatan, tapi lebih kepada pengenalan usaha mereka kepada masyarakat, dengan bergabung di ICRY mereka memperoleh kemudahan dalam akses terhadap bahan baku dan akses terhadap kosumen atau pasar Dalam kegiatan yang dilakukan terjadi perubahan motivasi anggota, dari yang awlnya hanya berupa media sosialisasi kemudian untuk mengebangkan usahanya. Anggota yang berkgiatan mendapatkan manfaat timbal balik dari hubungan yang terjadi antar anggota sedangkan ICRY sendiri hanya merupakan wadah dalam berkegiatan.
Indonesian Crafter Regional Yogyakarta ( ICRY ) initially is an online community based on social media Facebook, which then in each region to form the community into an organization that has a clear direction and purpose . Accordingly ICRY also be a forum for members in it to develop their abilities . The main requirement to join in ICRY is a Crafter or craftsman . This study used the concept of social exchange theory , the activities in ICRY members perform an act of social exchange is seen in relation to realizing their goals . Exchanges that happen to be productive where each actor involved equally endapatkan advantage of the proficiency level activities . This study is located in Yogyakarta and using qualitative methods , data collection techniques were done through observation , interviews , and documentation . Wwancara is done through two ways: in-depth interviews and interviews through social media ( e- mail and Facebook ) . Informants selected using purposive sampling and snowball . Informants were interviewed amounted to 7 people , they double as ICRY administrators , business owners , and crafter . Based on research conducted concluded ICRY is a community non - profit that has a purpose as a means of socializing fellow crafter , but the activities carried out members who join in it as well as to benefit their businesses . The benefits are most felt is everything connected with the network formed after joining ICRY . Business development that they feel is not in the form of an increase in turnover or income , but rather the recognition of their efforts to the community , by joining their ICRY gain ease of access to raw materials and access to customers in the market or In the activities carried out there is a change of motivation members , of which only a medium of socialization awlnya then to mengebangkan efforts. Members who berkgiatan mutual benefit from the relationship that occurs between members while ICRY itself is only a container in the activity.
Kata Kunci : komunitas, craft, crafter, UKM