Laporkan Masalah

UJI TANAH SUPRESIF UNTUK MENEKAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM PISANG

RUSMI SRI WIYATI, Dr. Ir. Arif Wibowo, M.Agr.Sc.; Prof. Dr. Ir. Siti Subandiyah, M.Agr.Sc.

2014 | Skripsi | ILMU HAMA & PENYAKIT TUMBUHAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keparahan penyakit layu Fusarium pada pisang yang ditanam pada tanah yang diduga bersifat supresif dan mengetahui populasi patogen penyebab layu Fusarium pisang di tanah tersebut. Sampel yang diduga tanah supresif terhadap penyakit layu Fusarium pisang diambil dari Dusun Jamaras, Kabupaten Cianjur sedangkan sampel yang diduga tanah kondusif diambil dari Dusun Margorejo, Kabupaten Magelang. Tanah sampel diinokulasi dengan Foc TR4 yang ditandai dengan karbendasim 50WP sehingga isolat Foc TR4 resisten terhadap karbendasim pada konsentrasi 50ppm. Amplifikasi pada situs IGS dengan primer spesifik Foc TR4 menunjukkan Foc resisten terhadap karbendasim masih membawa karakter Foc TR4. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap faktorial dengan faktor perlakuan berupa supresifitas (kode CIA dan SAL) dan inokulasi (I untuk inokulasi dan T untuk tanpa inokulasi). Adanya gejala layu pada pisang kultivar Ambon Kuning pada perlakuan tanpa inokulasi (CIA-T dan SAL-T) menunjukkan bahwa kedua sampel tanah mengandung inokulum Foc TR4. Hasil perlakuan dengan inokulasi (CIA-I dan SAL-I) menunjukkan bahwa kedua sampel tanah tidak mampu menekan penyakit layu Fusarium pisang kultivar Ambon Kuning.

The aims of this research are to understand Fusarium wilt severity in banana planted on expected Fusarium wilt suppressive soils and understand the population of Fusarium wilt pathogen in those soils. The expected suppressive soil sample was taken from Jamaras, Cianjur Regency while the expected conducive soil sample was taken from Margorejo, Magelang Regency. Soil samples were inoculated by Foc TR4 which was marked by carbendazim 50WP, therefore it resistant by carbendazim on 50ppm concentration level. IGS amplification with Foc TR4 specific primer showed Foc resistant carried Foc TR4 character. Experiment were designed by Customized Random Design by 2 factor of treatments, supressivity (CIA and SAL codes) and inoculation (I for inoculation and T for without inoculation). Symptomps on banana Ambon Kuning cultivar on treatments without inoculation (CIA-T and SAL-T) showed both of soil samples carried Foc TR4 inoculum. Inoculated treatments (CIA-I and SAL-I) showed that both of soil samples could not suppress banana Fusarium wilt on Ambon Kuning cultivar.

Kata Kunci : layu Fusarium, pisang, tanah supresif


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.