Laporkan Masalah

PERAN PERGURUAN TINGGI DALAM MEMBANGUN ORGANISASI PEMBELAJAR : KAJIAN GROUNDED THEORY

PUTRI INDRIANI, Drs. Fathul Himam, M.Psi.,MA, Ph.D.

2014 | Tesis | S2 MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGI

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peran perguruan tinggi sebagai organisasi pembelajar. Informan penelitian berjumlah 10 orang meliputi 8 orang pejabat struktural, 1 orang staf analis kepegawaian, serta 1 orang mahasiswa semester akhir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan prosedur grounded theory. Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara semi terstruktur dan observasi partisipan. Analisis data melalui tahap pengkodean (coding), yaitu open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian ini menunjukkan peran perguruan tinggi sebagai organisasi belajar pada dua kategori, yang utama dalam mengisi dan mengembangkan SDM melalui kegiatan formal dan non formal. Kegiatan formal meliputi program bimtek, diklat, workshop, seminar, dinas luar, melanjutkan sekolah, shortcourse dan benchmark ke perguruan tinggi lainnya. Sedangkan kegiatan nonformal meliputi seperti halnya diskusi bersama rekan, atasan, belajar mandiri dari internet, mencari informasi terbaru, yang sifatnya terkait pembelajaran dalam meningkatkan kapasitas diri. Kategori kedua yang ditemukan dalam penelitian terkait iklim belajar (learning climate) meliputi komunikasi dua arah antar staf dan pimpinan, antar mahasiswa dan dosen, serta peran kepemimpinan yang membentuk mindset dalam tiap anggota organisasi bahwa setiap orang merupakan sumber belajar bagi organisasi, selain itu belajar dari pengalaman (lesson learn) dan membangun erat kerjasama (networking) Kata kunci : Perguruan tinggi, Organisasi Belajar

The purpose of this study was to determine the role of the university as a learning organization. The informants were 10 people including 8 structural officers, 1 staff analyst staffing, and 1 final semester students. This study used a qualitative approach with grounded theory procedures. Method of data collection techniques with semi-structured interviews and participant observation. Analysis of the data through the coding phase namely open coding, axial coding, and selective coding. The results of this study demonstrate the role of universities as learning organization in two categories, major in filling and developing human resources through formal and non-formal activities. Formal activities include Bimtek programs, training, workshops, seminars, outside agencies, attend school, shortcourse and benchmarks to other universities. While the non-formal activities include discussions with colleagues as well as, superior, self-learning from the internet, searching for the latest information, that are relevant in improving the capacity of self-learning. The second category is found in the study of climate-related learning (learning climate) include two-way communication between staff and management, between students and faculty, as well as a leadership role in shaping the mindset of each member of the organization that every person is a source of learning for the organization, in addition to the study of experiences (lessons learned) and establish a close cooperation (networking). Keywords: Higher Education, Learning Organization

Kata Kunci : Perguruan tinggi, Organisasi Belajar; Higher Education, Learning Organization


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.