Laporkan Masalah

Kebijakan Investasi di Indonesia Menuju ASEAN Economic Community 2015 selama 2003-2013

BAYU PRAJANTO, Dr. Poppy S. Winanti, MPP, M.Sc

2014 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Pada Oktober 2003, melalui deklarasi ASEAN Concord II, negara anggota ASEAN sepakat untuk segera mewujudkan integrasi melalui ASEAN Economic Community (AEC). Sektor investasi merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi besar bagi kemajuan ekonomi Indonesia. Saat ini, Indonesia merupakan salah satu negara Asia dengan perkembangan ekonomi makro yang tinggi. Kaya akan sumber daya alam, angkatan kerja usia muda terdidik, pasar domestik yang terus tumbuh ditambah dengan iklim investasi yang terus mengalami peningkatan merupakan deretan dari potensi besar dari sektor investasi di Indonesia. Pada KTT ASEAN November 2007 di Singapura, negara anggota ASEAN bersama-sama menyepakati ASEAN Economic Blueprint. Cetak biru ini merupakan kerangka kerja ASEAN Economic Community yang akan mulai derealisasikan pada tahun 2015. Dengan disepakatinya cetak biru tersebut, negara anggota ASEAN kini telah siap untuk menuju integrasi ekonomi dengan memiliki tujuan dan tenggat waktu yang jelas. Untuk dapat memaksimalkan potensi di sektor investasi, salah satu faktor penting yang harus dipersiapkan pemerintah Indonesia adalah melakukan sinkronisasi kebijakan sesuai dengan cetak biru AEC. Penelitian ini mencoba untuk mengkaji bagaimana pemerintah Indonesia memberikan respon terhadap kerangka kerja yang terdapat dalam AEC. Berdasarkan pada berbagai data yang diperoleh, penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan sinkronisasi kebijakan yang sesuai dengan kerangka kerja dalam AEC.

In October 2003, through the declaration of ASEAN Concord II, ASEAN member states agreed to immediately manifesting economic integration trough ASEAN Economic Community (AEC). Investment is one of the sectors that have the great potential of the progress of Indonesia’s economy. Indonesia is an emerging global powerhouse in Asia. With the GDP expected to reach US$ 1 trillion in 2012, Indonesia is the largest economy in Southeast Asia. Abundant natural resources, a young and technically trained work force and a large and growing domestic market, combined with an improving investment climate and a higher global profile, are just a few of Indonesia’s salient strengths. At their summit in November 2007 in Singapore, the ASEAN leaders adopted the ASEAN Economic Community Blueprint. The Blueprint is a comprehensive document that was crafted to realize the AEC by 2015. With the adoption of the Blueprint, ASEAN is now ready to move into an economic integration process that is driven by clearly defined goals and timelines. To be able to maximize the potential in investment sector, one of the most important factors that should be prepared by the Indonesia government is investment policy synchronization based on AEC Blueprint. This study examines how Indonesia government response AEC framework based on AEC blueprint. Based on analysis of various data, this study shows that The Indonesia government has synchronize the policy according to the framework which exists in AEC.

Kata Kunci : ASEAN economic community,investment,policy,synchronization


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.