Laporkan Masalah

Pengaruh Campuran Seduhan Daun Sirih Merah dan Natrium Klorida (NaCl) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Agregatibacter actinomycetemcomitans

DAMAIRIA HAYU PARMASARI, drg. Ruslin, M.Kes., Ph.D; drg. Nunuk Purwanti, M.Kes., Ph.D

2014 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN GIGI

Agregatibacter actinomycetemcomitans merupakan bakteri utama penyebab terjadinya periodontitis. Oleh sebab itu, diperlukan upaya pencegahan untuk menghambat perkembangan periodontitis. Upaya pencegahan tersebut dapat dilakukan dengan alternatif obat herbal. Bahan yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengatasi penyakit gigi dan mulut antara lain adalah daun sirih merah (Piper crocatum) dan Natrium Klorida (NaCl). Daun sirih merah mengandung komponen antibakteri seperti flavonoid, alkaloid, tannin, dan minyak atsiri yang merupakan turunan dari senyawa fenol. NaCl merupakan senyawa yang terlarut dalam air dan mempunyai kemampuan sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh campuran seduhan daun sirih merah dan NaCl terhadap pertumbuhan bakteri Agregatibacter actinomycetemcomitans. Pengujian dilakukan dengan metode pour plate pada kelompok perlakuan kontrol positif, seduhan daun sirih merah 20 lembar, NaCl 1 M, campuran seduhan daun sirih merah 20 lembar dan NaCl 1 M, serta kontrol negatif. Kelompok kontrol positif menunjukkan tidak adanya pertumbuhan koloni bakteri Agregatibacter actinomycetemcomitans. Kelompok seduhan daun sirih merah menunjukkan daya hambat terhadap bakteri Agregatibacter actinomycetemcomitans yang lebih besar dibandingkan kelompok NaCl dan kelompok campuran seduhan daun sirih merah dan NaCl. Kelompok NaCl dan campuran seduhan daun sirih merah dan NaCl menunjukkan tidak adanya perbedaan daya hambat terhadap bakteri Agregatibacter actinomycetemcomitans yang signifikan. Kelompok campuran seduhan daun sirih merah dan NaCl menunjukkan perbedaan daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Agregatibacter actinomycetemcomitans yang signifikan dibandingkan kontrol negatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah campuran seduhan daun sirih merah dan NaCl dapat menghambat pertumbuhan bakteri Agregatibacter actinomycetemcomitans.

Agregatibacter actinomycetemcomitans is a major bacterial of periodontitis. Therefore, prevention is needed to inhibit the development of periodontitis. A prevention alternative is herbal medicine. One of the herbal medicines that have been used by people to overcome tooth and mouth disease are red betle leaf (Piper crocatum) and sodium chloride (NaCl). Red betle leaf contains several antibacterial components such as flavonoid, alkaloid, tannin, and volatile oil yag that are derivative of phenol compound. NaCl is a water soluble compound that has antibacterial potentiality. The purpose of this study was to determine the effect of red betle leaves steeping and NaCl mixture on Agregatibacter actinomycetemcomitans growth. Test carried out by pour plate methode. They are 20 pieces of red betle leaf steeping, 1 M NaCl, and the mixture of 20 pieces red betle leaves steeping and 1 M NaCl. The positive control group showed no growth of Agregatibacter actinomycetemcomitans. The red betle leaves steeping group showed greater inhibition to Agregatibacter actinomycetemcomitans than the NaCl and mixture of red betle leaves and NaCl group. The NaCl and the mixture of red betle leaves and NaCl group showed no inhibition difference to Agregatibacter actinomycetemcomitans significantly. The mixture of red betle leaves steeping and NaCl group showed difference of inhibitory effect on Agregatibacter actinomycetemcomitans growth significantly than the negative control group. The conclusion of this study was the mixture of red betle leaves steeping and NaCl could inhibit Agregatibacter actinomycetemcomitans growth.

Kata Kunci : red betle (Piper crocatum), sodium chloride (NaCl), inhibitory, Agregatibacter actinomycetemcomitans


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.