PERANAN KAWASAN AGROPOLITAN TERHADAP DIFUSI USAHA TANI DI KECAMATAN CISURUPAN KABUPATEN GARUT PROVINSI JAWA BARAT
LIA NURLIANTI W, Drs. Joko Christanto, M.Sc
2014 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAHKecamatan Cisurupan merupakan salah satu kecamatan di Provinsi Jawa barat yang sedang dikembangkan program Agropolitan, dibutuhkan peran aktif masyarakat dan pihak-pihak lain yang terkait secara bersama-sama menjalankan inovasi usaha tani yang berbasis pengolahan pascapanen, pemahaman stakeholder dibutuhkan untuk mewujudkan tercapainya peningkatan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk: (1). mendeskripsikan keragaman persepsi stakeholder terhadap implementasi kebijakan pengembangan kawasan agropolitan,(2). mendeskripsikan keragaman persepsi stakeholder terhadap difusi inovasi usaha tani baru yang dikembangkan di kawasan agropolitan kecamatan Cisurupan, (3). mengkaji harapan stakeholder terhadap implementasi kebijakan pengembangan Kawasan Agropolitan di Kecamatan Cisurupan. Peneltian ini merupakan penelitian bersifat kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan penelaahan data sekunder. Penarikan informan dilakukan secara purposive. Analisis data dilakukan dengan menyarikan temuan lapangan kedalam unit-unit informasi dan mensintesis unit-unit informasi tersebut kedalam tema, selanjutnya berakhir dengan menginduksi tema kedalam rumusan konsep yang berhubungan dengan topik penelitian. Analisis data juga dihubungkan dengan prinsip triangulasi. Keragaman persepsi stakeholder terhadap pengembangan kawasan agropolitan terlihat dalam mendukung semua program yang ada dikecamatan cisurupan salah satunya adalah pembibitan kentang bersertifikat sebagai difusi inovasi usaha tani di kawasan agropolitan Kecamatan Cisurupan. Keragaman persepsi juga terlihat dengan munculnya tema-tema yang menghasilkan empat konsep diantaranya adalah penataan untuk pengembangan, strategi masyarakat lokal dalam difusi usaha tani baru,partisipasi dalam difusi usaha tani dan keberlanjutan program difusi usaha tani. Hubungan dari keempat konsep tersebut menunjukan nilai positif yang berarti peranan kawasan agropolitan terhadap difusi usaha tani berperan dengan efektif dan efisien walaupun masih ada kekurangan yang harus di perbaiki seperti penguatan modal usaha, kemerataan dan perbaikan infrastruktur. Harapan stakeholder terhadap pengembangan difusi usaha tani di kecamata Cisurupan adalah terkait Implementasi kebijakan pengembangan difusi usaha tani di Kawasan Agropolitan di Kecamatan Cisurupan yaitu adanya sinergi antara pemerintah dengan masyarakat terkait pengembangan usaha tani baru,kepastian program pengembangan usaha tani tahap berikutnya, peningkatan pendapatan masyarakat lokal dan PAD, pemeratan dan perbaikan infrastruktur penunjang,serta adanya pembanguan sumberdaya Manusianya sebagai salah satu stakeholder kunci keberhasilan kebijakan ini.
Cisurupan is one of the districts in the province of West Java program that is being developed Agropolitan, takes an active role of the public and other parties that are linked together to deliver an innovative farm-based post-harvest processing, understanding stakeholders is needed to realize the achievement of improvement and economic growth in the region. This study aims to: (1). Describe the diversity of stakeholders' views on the implementation of development policies Agropolitan area, (2). Describe the diversity of stakeholders' views on the diffusion of new farming innovations developed in agropolitan Cisurupan districts, (3). Assessing the expectations of stakeholders towards the implementation of development policies in the District Cisurupan Agropolitan area. This study is a qualitative study. Methods of data collection is done through observation, interview, and a review of secondary data. Withdrawal by purposive sampling informant reached saturation point. Data analysis was performed to summarize the findings into the field units of information and synthesize the information units into themes, then ends by inducing theme into the formulation of concepts related to the research topic. Analysis of the data is also associated with the principle of triangulation. The diversity of stakeholders' views on the development agropolitan seen in supporting all existing programs di kecamatan Cisurupan one of which is certified as a potato breeding farm innovation diffusion in the District agropolitan Cisurupan. The diversity of perceptions is also seen with the emergence of themes that generate four concepts include structuring to development, local community strategies in the diffusion of new farming, participation in farm diffusion and sustainability of farming. Relationships of the fourth concept which shows a positive value means that the role of the diffusion agropolitan farming contribute to the effective and efficient although there are still deficiencies that must be repaired as strengthening venture capital, equity and infrastructure improvements. Expectations of stakeholders towards the development of farming in diffusion is related Cisurupan development policy implementation in the area of diffusion of farming in the district Agropolitan Cisurupan the synergy between the government and the public related to the development and diffusion of new farm, the certainty of the next phase of the Setup program, the increase in revenue local communities and PAD, distribution and supporting infrastructure improvements, as well as the existence of the Development of Human resource as one of the key stakeholders success of this policy.
Kata Kunci : Agropolitan,Difusi,Inovasi,Persepsi,Agropolitan, Diffusion, Innovation, Perception