Laporkan Masalah

Pengaruh Konsumsi Minuman Berkarbonasi Terhadap Jumlah Markrofag Pada Proses Penyembuhan Luka Soket Pasca Pencabutan Gigi Kajian Histologi pada Marmut (Cavia cobaya)

FERTYLIAN PRATAMA PUTRA, drg. Sri Larnani, M.DSc.; drg. Ruslin, M.Kes, Ph.D

2014 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER GIGI

Pencabutan gigi merupakan salah satu prosedur yang sering dilakukan oleh dokter gigi. Setelah gigi dicabut akan meninggalkan bekas berupa soket dan perlukaan pada jaringan di sekitarnya. Terjadinya luka tersebut akan menyebabkan rangkaian proses penyembuhan luka yang terdiri darifase hemostasis, inflamasi, proliferasi, dan remodeling. Makrofag merupakan salah satu sel yang berperan dalam fase inflamasi. Makrofag berperan dalam pertahanan tubuh dan mensekresikan faktor-faktor yang berperan dalam penyembuhan luka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsiminuman berkarbonasi terhadap jumlah makrofag pada proses penyembuhan luka soket pasca pencabutan gigi. Tiga puluh ekor marmut jantan dianastesi dan dicabut gigi insisivus kiri rahang bawahnya, kemudian dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok kontrol yang diberi air dan kelompok perlakuan yang diberi minuman berkarbonasi. Pemberian air dan minuman berkarbonasi dilakukan secara per oral menggunakan spuit injeksi sebanyak 1 ml/100 g BB per hari dengan frekuensi pemberian 2 kali sehari selama 5 hari. Hari ke-1, 2, 3, 4, dan 5 masing-masing 3 ekor marmut dari setiap kelompok didekapitasi kemudian diambil soket giginya untuk dibuat preparat histologis menggunakan pewarnaan Hematoxylin-Eosin. Jumlah makrofag dihitung pada 5 lapang pandang menggunakan mikroskop cahaya dankamera mikroskop dengan perbesaran 400 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hari ke-1, 4, dan 5 terdapat perbedaan bermakna rerata jumlah makrofag antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh konsumsi minuman berkarbonasi berupa peningkatan jumlah makrofag pada proses penyembuhan luka soket pasca pencabutan gigi.

Tooth extraction is a procedure which is usually done by dentists in dental clinics. After extraction, it will leave a socket and wound to nearby tissues. The wound will cause a series of wound healing processes that consists of haemostasis, inflammation, proliferation, and remodelling phases. Macrophage is one of the cells involved in the inflammation phase. Macrophageacts in the body defence mechanism and secretes factors needed for wound healing. This study aimed to determine the effect of carbonated drinks consumption to the macropahges in post extraction socket wound healing process. Thirty male guinea pigs were anesthesized and their lower left incisors were extracted, then divided into 2 groups, control group fed with water and experimental groups fed with carbonated drinks. The water and carbonated drink were given orally using injection spuit 1 ml/100 g BW per day 2times for 5 days. On days 1, 2, 3, 4, and 5, 3 guinea pigs from each groups were decapitated then the dental socket was taken to prepare a histological preparateusing HematoxylinEosinstaining. The total macrophage was counted in 5 fields of viewunder light microscope and camera microscope with 400 times magnification. The study results showed that on days 1, 4 and 5, there were significant difference in the number of macrophages between the control and experimental groups. It can be concluded thatthere was effect of carbonateddrink consumption to the number of macrophages in post extraction socket wound healing.

Kata Kunci : Minuman berkarbonasi, penyembuhan luka, makrofag


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.