Laporkan Masalah

Sebaran Penyakit Virus Kerdil Padi di Bali

I GEDE YOGA ANANTAWIJAYA, Dr. Ir. Sri Sulandari, S.U.; Dr. Ir. Sedyo Hartono, M.P.; Prof. Dr. Ir. Susamto Somowiyarjo, M.Sc.

2014 | Skripsi | ILMU HAMA & PENYAKIT TUMBUHAN

Tanaman padi merupakan tanaman penting karena menjadi bahan pangan pokok bagi masyarakat Indonesia. Bali merupakan salah satu sentra penghasil padi di Indonesia. Penyakit kerdil rumput pada tanaman padi disebabkan virus yang merupakan anggota Genus Tenuivirus yaitu Rice grassy stunt virus (RGSV), dan penyakit kerdil hampa disebabkan oleh virus yang merupakan anggota Genus Oryzavirus yaitu Rice ragged stunt virus (RRSV) sudah tersebar luas dan merupakan salah satu kendala dalam budidaya tanaman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara molekuler virus penyebab penyakit kerdil pada tanaman padi dan sebaran penyakit tersebut pada pertanaman padi di Bali dengan menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction). Pengambilan sampel untuk uji PCR dilakukan di Buleleng, Klungkung, Gianyar, Bangli, Tabanan, dan Badung. RNA virus diisolasi dan dilakukan RT-PCR untuk mendapatkan cDNA. Setelah didapatkan cDNA selanjutnya dilakukan amplifikasi dengan menggunakan primer RGSV dan RRSV. Hasil PCR diketahui bahwa pita DNA yang diperoleh menggunakan primer spesifik RGSV-F&R1 berukuran 500 bp pada hasil PCR, sedangkan pada primer spesifik RRSV-F3&B3 berukuran 218 bp. Berdasarkan uji PCR diketahui 5 sampel tanaman terinfeksi RGSV dan 4 sampel terinfeksi RRSV. Penyakit kerdil rumput telah tersebar pada 5 kabupaten di Bali yaitu Bangli, Buleleng, Tabanan, Klungkung, dan Gianyar sedangkan penyakit kerdil hampa telah tersebar pada 4 kabupaten yaitu Bangli, Tabanan, Klungkung dan Gianyar.

Rice is an important crop since it becomes staple food for Indonesian people. Bali is one of Indonesia's rice production site. Grassy stunt disease in rice is caused by a virus that is member of Genus Tenuivirus known as Rice grassy stunt virus (RGSV), and ragged stunt disease is caused by a virus that is member of Genus Oryzavirus known as Rice ragged stunt virus (RRSV) has spread widely and become one of the constraint in rice cultivation. This study aims to identify the causal agent of the stunt virus disease using molecular basis and the spread of the disease in rice cultivation in Bali by PCR (Polymerase Chain Reaction). The Samples for PCR test were taken in Buleleng, Klungkung, Gianyar, Bangli, Tabanan, and Badung. RNA of the viruse was isolated and using RT-PCR the cDNA was obtained. Furthermore the cDNA was amplified by the primers of RGSV and RRSV. The results of PCR involve the use of specific primers F and R1 of RGSV has 500 bp of size on the PCR result, whereas the specific primers F3 and B3 of RRSV has 218 bp of size. Based on the PCR test known that 5 samples are infected by RGSV and 4 samples are infected by RRSV. The grassy stunt disease has spread in 5 regencies in Bali which are Bangli, Buleleng, Tabanan, Klungkung and Gianyar whereas the ragged stunt disease has spread in 4 regencies which are Bangli, Tabanan, Klungkung and Gianyar.

Kata Kunci : padi, penyakit kerdil, PCR, RGSV, RRSV


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.