Pengaruh Kelembaban Tanah Terhadap Kelangsungan Hidup Instar Awal Lepidiota stigma
WAHYU NOVIANA PUTRI, Prof. Dr. Ir. Edhi Martono, M. Sc ; Tri Harjaka, S.P, M.P ; Dr. Ir. Witjaksono, M.Sc
2014 | Skripsi | ILMU HAMA & PENYAKIT TUMBUHANLepidiota stigma F. (Coleoptera : Scarabaeidae) merupakan salah satu hama penting tebu di Indonesia. Serangga tersebut hidup di dalam tanah sejak stadium telur hingga menjadi imago. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelembaban tanah terhadap kelangsungan hidup larva L. stigma stadia awal. Penelitian dilakukan pada bulan September 2013 sampai Juni 2014 di Laboratorium Pengendalian Hayati, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Rancangan percobaan yang dilakukan adalah RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan empat perlakuan (0%, 8,92%, 17,86%, dan 35,71%) pada larva instar pertama dan instar kedua dengan masing-masing dibuat lima ulangan. Hasil menunjukkan bahwa kelembaban tanah berpengaruhi terhadap kelangsungan hidup larva L. stigma stadia awal. Kelembaban tanah yang optimum untuk kelangsungan hidup larva L. stigma instar pertama dan instar kedua pada tanah geluh pasiran (lempung 7,30%, pasir 67,44%, dan debu 25,27%) adalah 8,92%-17,86%.
Lepidiota stigma F. (Coleoptera: Scarabaeidae) is one of the important pest of sugarcane in Indonesia. The insect live in the soil from egg until become adult. The aims of the study is to determine the effect of soil moisture on the survival of early stage of L. stigma larvae. The study was conducted from September 2013 to June 2014 in the Laboratory of Biological Control, Faculty of Agriculture, Gadjah Mada University, Yogyakarta. The design of the experiments conducted is CRD (completely randomized design) with five tests for the four treatments (0%, 8.92%, 17.86%, and 35.71%) in the first and second instar larvae. The results showed that soil moisture affects survival of the L. stigma larvae at early stage. The optimum soil moisture for survival of the first and second instar larvae of L. stigma in the soil of sandy loam (7.30% clay, 67.44% sand, and 25.27% dust) varied between 8.92% -17.86%.
Kata Kunci : Lepidiota stigma, kelembaban tanah, kelangsungan hidup