VARIASI TINGKAT PEREKONOMIAN ANTAR KECAMATAN DI KABUPATEN KULON PROGO
IMANDA NICO KAREZA, Dr. Lutfi Muta'ali, S.Si., M.T.
2014 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAHPertumbuhan ekonomi Kabupaten Kulon Progo lima tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Akan tetapi permasalan ekonomi seperti kemisikinan, pemerataan pendapatan dan ketimpangan antar wilayah masih terjadi. Selain itu karakteristik wilayah yang beragam berpengaruh terhadap distribusi sumberdaya baik kualitas maupun kuantitasnya. Selain itu kekhasan wilayah memiliki potensi sumberdaya yang hanya dimiliki oleh wilayah tersebut. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan(1) untuk mengetahui tingkat perekonomian kecamatan; (2) mengetahui variasi tingkat perekonomian wilayah berdasarkan tipe wilayah; (3) mengetahui variasi potensi ekonomi sektoral; (4) memberikan arahan pengembangan berdasarkan variasi tingkat perekonomian dan sektoral di Kabupaten Kulon Progo. Metode yang digunakan bersifat deskritif analisis, dengan pendekatan kuantitatif dan analisis data sekunder. Data yang digunakan adalah PDRB Kabupaten Kulon Progo tahun 2000 dan 2009. Teknik analisis yang digunakan untuk mengetahui tingkat perekonomian wilayah menggunakan perhitungan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE), PDRB Perkapita dan tipologi klassen, sedangkan untuk mengetahui tingkat perekonomian wilayah sektoral menggunakan teknik analisis Location Quotient (LQ), analisis shift share dan analisis kudaran (tipologi). Kecamatan disusun berdasarkan tipe wilayah, untuk melihat potensi ekonomi sektoral masing-masing tipe wilayah. Dari hasil analisis tingkat perekonomian di Kabupaten Kulon Progo sangat bervariasi. Karakteristik wilayah berperan dalam menentukan masing-masing tingkat perekonomian pada tiap-tiap kecamatan. Potensi sektor unggulan tersebar di seluruh kecamatan, tetapi pada masing-masing tipe wilayah memiliki sektor unggulan yang berbeda-beda. Ditemukan ketimpangan antara tingkat perekonomian wilayah dengan sektor ekonomi unggulan, dilihat berasarkan jumlah kecamatan dari masing-masing tingkat perekonomian wilayah. Kecamatan dengan kualitas tingkat perekonomian yang semakin baik, maka potensi sektor ekonomi semakin baik pula.
Economic growth Kulon Progo regency last five years continues to increase. However problems economy as poverty, income distribution and inequality between regions still occur. Furthermore diverse regional characteristics influence the distribution of resources both quality and quantity. In addition the area has the potential distinctiveness of resources belonging only to the region Therefore, this study aims to identify variations in the level of the economy and leading sectors in Kulon Progo, as well as variations in the economic sector in each district. The method used is descriptive analysis, the quantitative approach and analysis of secondary data. The data used is the Kulon Progo Regency of 2000 and 2009. Analysis technique used to determine the level of the region's economy using the calculation of Economic Growth (LPE), GDP per capita and typology Klassen, while the economy of the area to determine the level of sectoral analysis techniques using Location Quotient (LQ), shift share analysis and analysis kudaran (typology). Subdistrict arranged by type of region, to look at the sectoral economic potential of each type of area. From the analysis of the level of the economy in Kulon Progo vary widely. Region plays a role in determining the characteristics of each level of the economy in each district. Potential leading sectors spread across the districts, although each type of region has a leading sectors are different. Found a discrepancy between the level of the region's economy with the leading economic sector, judging by the number of districts from each level of the region's economy. Districts with quality levels that the economy is getting better, then the potential economic sector the better.
Kata Kunci : variasi, tingkat perekonomian, sektoral, tipologi