PEMETAAN TUTUPAN LAHAN MENGGUNAKAN CITRA QUICKBIRD MELALUI METODE KLASIFIKASI BERBASIS OBJEK DI SEBAGIAN KECAMATAN NGAGLIK
FARIDA RIZKI UTAMI, Karen Slemat Hardjo, S.Si
2014 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SIGPenelitian ini dilaksanakan pada sebagian wilayah Kecamatan Ngaglik. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk memetakan tutupan lahan yang terliput pada Citra Quickbird tahun perekaman 2010 dengan cakupan wilayah sebagian Kecamatan Ngaglik dan mendapatkan nilai segmentasi yang baik untuk memperoleh informasi peta tutupan lahan dengan nilai akurasi yang diperoleh berdasarkan metode Akurasi Matrix. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah klasifikasi berbasis objek, dimana klasifikasi ini mampu menggabungkan identifikasi visual dan multispektral secara bersamaan terhadap tutupan lahan yang heterogen dengan batasan identifikasi objek berdasarkan bentuk, tekstur dan spektralnya. Peta tutupan lahan sebagian Kecamatan Ngaglik selanjutnya diuji ketelitianya dengan melakukan survei lapangan dan dicocokkan pada tabel akurasi untuk mendapatkan nilai akurasi klasifikasi berbasis objek. Hasil penelitian ini berupa peta tutupan lahan sebagian Kecamatan Ngagik yang direpresentasikan kedalam enam lembar peta, dimana setiap lembar peta mewakili satu desa yang terdapat di Kecamatan Ngaglik. Nilai skala segmentasi dan majorisasi yang dapat direkomendasikan berdasarkan penelitian ini yaitu 81 dan 79, dengan tingkat akurasi 65,77%. Dapat mengidentifikasi 11 (sebelas) objek tutupan lahan berdasarkan Standar Nasional Indonesia 7465:2010 dengan modifikasi, yaitu lahan terbangun (permukiman, non permukiman, bangunan industri, lahan diperkeras, tower listrik tegangan tinggi), lahan tidak terbangun, sawah, perkebunan (tebu), kebun campuran, sungai, dan kolam. Transformasi data hasil klasifikasi (raster) kedalam format struktur data vektor dapat menimbulkan gap dan overlap pada hasil klasifikasi, sehingga perlu dilakukan perbaikan data sebelum diolah lebih lanjut.
The research was conducted in part the District of Ngaglik. The purpose of this study among others, to map land cover which covered the Quickbird image recording in 2010 the coverage areas of the District of Ngaglik get a good value for the segmentation of land information with accuracy values obtained by the method of Matrix Accuration. The method used in this research is the object-based classification, where the classification is able to combine the visual and multispectral identification simultaneously on heterogeneous land cover identification of objects based on shape boundaries ,texture and spectral. District of partial land cover map accuracy is Ngaglik further tested by conducting field surveys and matched to the accuracy of the table to get the value of the object-based classification accuracy. The results of this study form part of land cover maps are represented Ngaglik into six sheet map, where each map sheet represents the villages located in Ngaglik. Value segmentation and marge scale that can be recommended based on this study are 81 and 79, with a 65.77% accuracy rate. Able to identify 11 (eleven) of land cover objects based Indonesian National Standard 7465: 2010, with modifications, the undeveloped land (residential, non-residential, industrial buildings, land hardened, high-voltage electrical tower), unbuilt land, rice fields, plantations (sugarcane) , mixed farms, rivers, and ponds. Transformation of data classification results (raster) into vector format data structures can lead to gaps and overlaps in the results of the classification, so it is necessary to repair the data before it is processed further.
Kata Kunci : Klasifikasi berbasis objek, Segmentasi, Marge, Uji Akurasi, Standar Nasional Indonesia 7465:2010