Laporkan Masalah

Pemanfaatan asap cair sebagai tanah dasar lempung

MUHAMMAD RAHMANI DENA, Nursyamsu Hidayat, ST., MT., Ph.D.

2014 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK SIPIL

tanah dasar adalah permukaan tanah semula atau permukaan tanah galian atau tanah permukaan timbunan yang dipadatkan dan merupakan permukaan dasar untuk perletakan bagian-bagian perkerasan yang lainya. Kekuatan dan keawetan konstruksi perkerasan jalan tergantung dari sifat-sifat daya dukung tanah. Semakin bagus spek tanah untuk subgrade maka akan semakin besar daya dukung tanah tersebut. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi seberapa besar pengaruh penggunaan bahan stabilisasi asap cair cangkang kelapa sawit terhadap nilai CBR. Penelitian ini dilakukan dengan mencampur tanah asli dengan asap cair sebesar 5%, 10%, 15%, 20%, 25% dan 30% terhadap kebutuhan air CBR. Untuk mengetahui kepadatan maksimum dan nilai CBRnya, digunakan alat standard proctor dan sperangkat alat pengujian CBR. Pengujian ini menyimpulkan bahwa tanah sampel masuk dalam kategori tanah lempung yang buruk sebagai bahan material subgrade. Setelah distabilisasi menggunakan asap cair cangkang kelapa sawit terlihat bahwa ada peningkatan kekuatan daya dukung, yaitu peningkatan nilai CBR. Akan tetapi dengan nilai CBR yang tidak lebih dari 5% maka tanah campuran hasil percobaan ini dikategorikan ke dalam kriteria tanah dengan nilai CBR yang rendah.

subgrade is the original ground surface or ground excavation or embankment compacted soil surface and a bottom surface for placement of pavement sections other. The strength and durability of pavement construction depends on the properties of soil bearing capacity. The better spec for the subgrade soil, the larger carrying capacity of the land. This study aims to evaluate how much influence the use of stabilizing oil palm shell liquid smoke to the CBR value. This research was carried out by mixing native soil with liquid smoke by 5%, 10%, 15%, 20%, 25% and 30% of the water needs of CBR. To determine the maximum density and value CBRnya, use standard tools sperangkat proctor and CBR testing tool. These tests concluded that the soil sample into the category of poor clay soil as subgrade material. Once stabilized using oil palm shell liquid smoke is seen that there is an increase in the strength of the carrying capacity, ie the increase in the value of CBR. However, the CBR value of not more than 5% of the soil mixture experiment results are categorized into the soil criteria with a low CBR value.

Kata Kunci : Tanah dasar, CBR / Subgrade, CBR


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.