Laporkan Masalah

Pengaruh Letak Biji Dalam Buah dan Tiga Macam Pupuk Organik Terhadap Daya Tumbuh dan Pertumbuhan Bibit Nangka (Artocarpus integra L)

SHELVI KOMALA, Ir. Setyastuti Purwanti, M.S.; Ir. Sri Trisnowati, M.Sc.; Ir. Sri Muhartini, M.S.

2014 | Skripsi | AGRONOMI

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh letak biji dalam buah dan tiga macam pupuk organik dan atau interaksinya terhadap daya tumbuh dan pertumbuhan bibit nangka serta menentukan atau mendapatkan letak biji dalam buah dan tiga macam pupuk organik yang terbaik. Penelitian ini dilaksanakan di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada bulan Oktober 2013 sampai Februari 2014. Rancangan percobaan yang digunakan adalah metode 3x4 faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama adalah letak biji dalam buah. Terdapat 3 aras yaitu (1) letak biji bagian pangkal; (2) letak biji bagian tengah; (3) letak biji bagian ujung. Faktor kedua adalah pupuk organik. Terdapat 4 aras yaitu (1) pupuk kandang sapi; (2) pupuk kandang ayam; (3) pupuk kandang kambing dan (4) kontrol. Data pengamatan dianalisis dengan varian (ANOVA) pada taraf 5 %, bila ada beda nyata antar perlakuan dilanjutkan dengan Duncan multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Terjadi interaksi antara letak biji dalam buah dan macam pupuk kandang pada indeks vigor hipotetik, berat kering tajuk. Interaksi tidak terjadi pada berat kering akar. 2) Kombinasi antara letak biji bagian pangkal dan tanpa pupuk memberikan nilai yang tertinggi pada indeks vigor hipotetik dan berat kering tajuk. Letak biji bagian pangkal memberikan nilai tertinggi pada berat kering akar dan media yang tanpa diberi pupuk memberikan berat kering akar paling tinggi.

The aim of the experiment was to learn the effects of seed position inside the fruit and kinds of organic fertilizer on the viability and grow of jackfruit seedling and to determine the best seed position and the best of organic fertilizer. This experiment was conducted in the green house of the Agriculture Faculty, Gadjah Mada University, Yogyakarta from October 2013 until February 2014. The experimental design use 3X4 factorial method that arranged in the completely randomized design (RCD) with three replications. The first factor was seed position in the fruit that consisted of three levels, namely (1) the base of the fruit (2) the middle of the fruit (3) in top of the fruit. The second factor was kinds of organic fertilizer that consisted of four levels, namely (1) cow manure (2) chicken manure (3) goat manure and (4) no fertilizer. Observation data were analyzed with Analysis of Variance (ANOVA) at a 5% level, if there was significant different between both factor would followed up by the Duncan's Multiple Range Test (DMRT) .The results of this experiment showed that the seed position at base of the fruit and no fertilizer provided the highest vigor hipotetic and dry weight of shoot. Seed position at the base of the fruit provided the highest for the dry weight of root. No fertilizer gave the highest dry weight of root

Kata Kunci : Nangka, letak biji, pupuk organik.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.