HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI DAN TINGKAT KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET BESI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS
ARI PURWOKO WIDJI UTOMO, dr. Detty Siti Nurdiati, MPH, PhD, Sp.OG(K).
2014 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang : Salah satu masalah gizi yang banyak terjadi pada ibu hamil adalah anemia gizi, yang merupakan masalah gizi mikro terbesar dan tersulit diatasi di seluruh dunia. Anemia terjadi pada semua tahap siklus hidup, lebih umum menyerang ibu hamil dan anak-anak. Penyebab anemia adalah kekurangan besi yang diperlukan untuk pembentukan hemoglobin (Hb). Kekurangan besi dalam tubuh disebabkan kurangnya konsumsi makanan sumber zat besi dan ketidakpatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet besi. Suplementasi tablet besi dan perbaikan asupan zat gizi terutama sumber zat besi merupakan upaya penanggulangan anemia yang banyak dilakukan. Tujuan : Mengetahui hubungan asupan zat gizi dan tingkat kepatuhan mengkonsumsi tablet besi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas I Kembaran Kabupaten Banyumas. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional (survey) dengan rancangan cross sectional dengan subyek penelitian 50 ibu hamil Trimester III. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil Penelitian : Persentase anemia pada ibu hamil dalam penelitian ini sebesar 56,0%. Hasil analisa multivariabel hanya kepatuhan mengkonsumsi tablet besi berhubungan bermakna (p value:0.001; RP:3.7; CI:2.06-6.82) dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Harga sumber makanan hewani yang mahal, keanekaragaman sumber makanan hewani yang terbatas dan tidak menyukai sumber makanan hewani menyebabkan ibu hamil memilih sumber makanan nabati yang murah dan mudah didapat. Kesimpulan: Penelitian ini membuktikan bahwa asupan zat gizi terutama zat besi dan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet besi masih menjadi penyebab anemia pada ibu hamil, oleh sebab itu perlu dilakukan upaya penanggulangan dan pencegahan anemia ibu hamil dengan cara peningkatan keanekaragaman konsumsi bahan makanan sumber zat besi, peningkatan kesadaran ibu hamil untuk mengkonsumsi tablet besi dan peningkatan peran serta suami dalam mendorong ibu hamil mengkonsumsi tablet besi
Background: One of the nutritional the problems that frequently occur in pregnant women is anemia, which is biggest problem of micronutrient and most difficult to overcome in the whole world. Anemia occurs at all stages of the life cycle, more commonly attacked pregnant women and children. The cause of anemia is iron deficiency which is needed to the formation of hemoglobin (Hb). Deficiency of iron in the body is due to lack of consumption of food sources of iron and the non-compliance of pregnant women in consuming iron tablets. Supplementation of iron tablets and improved nutrient intake especially good source of iron is an anemia prevention effort that many do. Objective: To determine the relationship of nutrient intake and the level of compliance in consuming iron tablets with incidence of anemia in pregnant women at work area of Puskesmas I Kembaran Banyumas. Methods: This study is an observational study (survey) with a cross sectional design with 50 subjects of the third trimester pregnant women. The research used both quantitative and qualitative approaches. Results: The percentage of anemia in pregnant women in this study was 56.0%. The results of the multivariable analysis only compliance-related iron tablets consumed significantly (p value: 0.001; RP: 3.7; CI: 2.06- 6.82) and the incidence of anemia in pregnant women. The price of costly animal food sources, the limited of animal food sources diversity and do not like animal food sources causing pregnant women choosing cheap plant-based foods and easily obtainable. Conclusion: This study proved that the intake of nutrients, especially iron and compliance of pregnant women in consuming iron tablets was still be the cause of anemia in pregnant women, therefore it is need to be done reduction and prevention efforts of maternal anemia by increasing the diversity of the consumption of iron food sources, increased awareness of pregnant women to consume iron tablets and an increased role of the husband in encouraging pregnant women in consuming iron tablets.
Kata Kunci : asupan zat gizi, kepatuhan minum tablet besi, anemia