Laporkan Masalah

Kualitas Diet, Sosio-Demografi, dan Dukungan Keluarga Hubungannya dengan Pengendalian Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan

PRASEPTIA GARDIARINI, Dr. Totok Sudargo, SKM, M.Kes.

2014 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang : Kualitas diet merupakan faktor penting dalam pengendalian gula darah, pengendalian gula yang baik dapat menghindarkan penderita diabetes dari kemungkinan komplikasi lebih lanjut. Tujuan : Mengetahui kaitan kualitas diet, faktor sosio-demografi dan dukungan keluarga dengan pemeliharaan gula darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Metode : Studi Cross-sectional digunakan untuk mengetahui kaitan antara kualitas diet, faktor sosio-demografi dan dukungan keluarga terhadap pengedalian gula darah. Diet Quality Index- International (DQI-I) digunakan untuk menilai kualitas diet, kuesioner Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS) digunakan untuk megetahui dukungan keluarga. Path regression digunakan untuk mengetahui pengaruh kualitas diet, sosio-demografi dan dukungan keluarga terhadap HbA1c Hasil : Skor kualitas diet yang dicapai subjek penelitian mencapai rata-rata 55.97 ± 6.1. Pendapatan dan pendidikan memiliki pengaruh yang signifikan pada kualitas diet yaitu 6,55% dan 7,11%.(p<0,05). Tidak ditemui hubungan yang signifikan antara pendidikan pendapatan dan kualitas diet pada kadar HbA1c. Kesimpulan :Pendidikan dan pendapatan memiliki pengaruh pada skor kualitas diet. Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kualitas diet, faktor sosio demografi dan dukungan keluarga dengan kadar HbA1c.

Background: Diet quality is an important factor for controlling blood glucose. Well maintenance of blood glucose can reduce risk of further complication in diabetes patients. Objective: This study has purpose to know the relationship of diet quality, sociodemography factors, and family support tocontrol blood glucose in patient with Diabetes Mellitus Type 2 at Kanujoso Djatiwibowo Hospital. Method: A cross-sectional study was used in this study to know the relationship of dietquality, socio-demography factors, and family support tocontrol blood glucose. Diet Quality Index-International (DQI-I) was used to assess diet quality of all subjects. Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS) questionnairewas used to know about family support. Data were analyzed using path regression to know the relationship of diet quality, socio-demography factors, and family support to HbA1c. Result:All subjects had score of diet quality approximately 55.97 ± 6.1. Income and education level factors hadsignificant relationship with diet quality , i.e 6.55% and 7.11% (p<0.05). There was inverse relationship between family support and HbA1c level. There was no relationship between income and education level and diet quality with HbA1c level. Conclusion: Income and education level factors have affect on diet quality.No correlation found between diet quality, socio-demography factors and family support with HbA1c level.

Kata Kunci : Kualitas Diet, Faktor Sosio-Demografi, Dukungan Keluarga, Diabetes Melitus tipe 2


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.