Deteksi Osilasi Pada Unit Perengkahan Residu Katalitik Berbasis Metode Dekomposisi Modus Empiris
SATRIA ANTARIKSA RAMADHAN, Dr.-Ing.Awang N.I. Wardana; Widya Rosita, S.T., M.T
2014 | Skripsi | FISIKA TEKNIKDalam dunia industri proses, seluruh instrumen dalam pabrik diatur untuk selalu dalam kondisi yang diharapkan. Kondisi sistem yang tidak berjalan sesuai dengan harapan akan memberikan banyak kerugian pada perusahaan, karena pabrik tidak akan bekerja dengan optimal. Osilasi adalah salah satu hal yang menyebabkan kondisi yang tidak optimal tersebut. Beberapa penyebab osilasi di antaranya adalah gangguan eksternal, terdapat kelainan katup, dan pengaturan kontrol yang kurang tepat. Dalam penelitian ini disajikan analisis deteksi osilasi menggunakan metode dekomposisi modus empiris yang dikombinasikan dengan teknik korelasi diri. Kesimpulan mengenai keberadaan osilasi didapatkan dari nilai regularitas titik temu nol. Kalang kontrol dengan nilai regularitas lebih dari 1 dapat dikatergorikan sebagai kalang yang mengalami osilasi, Diberikan pula hasil implementasi kasus industri pada unit perengkahan residu katalitik / Residue Catalytic Cracking (RCC) untuk mengimplementasikan metode ini pada data yang nyata. Berdasarkan hasil implementasi yang dilakukan terhadap unit RCC, didapatkan hasil 18 dari 71 kalang kontrol mengalami osilasi.
In process industry, all instruments in plant are regulated to be in expected condition. Condition of system that is not working as expected will give a lot of disadvantages to the company, because the plant will not work optimally. Oscillation is one of reason which cause that condition. Some oscillation causes are external disturbances, the abnormalities of valve, and poor control tuning. In this study, it is presented oscillation detection analysis using Empirical Mode Decomposition (EMD) method, combined with autocorrelation technique. The conclusion of oscillation presences are obtained from the regularity value of the zero crossings. Control loops with regularity value over 1 could be categorized as oscillating loops. It is given also the implementation of this method in industrial case, Residue Catalytic Cracking Unit, to implement this method on real data. Based on the implementation for RCC unit, it is showed that 18 of 71 RCC control loops are oscillating.
Kata Kunci : EMD, korelasi diri, osilasi, regularitas, titik temu nol