Laporkan Masalah

HUBUNGAN HASIL DAN KOMPONEN HASIL KEDELAI (Glycine max (L.) Merr.) POPULASI F5

RANNY YULIA WIJAYATI, Ir. Setyastuti Purwanti, M.S.; Dr.Ir.M.Muchlish Adie, M.Sc.; Prof.Dr.Ir. Prapto Yudhono, M.Sc.

2014 | Skripsi | PEMULIAAN TANAMAN

Tujuan penelitian adalah mengukur nilai heritabilitas dan mengetahui keeratan hubungan antara komponen hasil dengan hasil sehingga dapat dijadikan kriteria seleksi dalam pembentukan kultivar kedelai. Keeratan hubungan dianalisis melalui penggunaan analisis korelasi dan analisis lintas. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai Juni 2014 di Kebun Percobaan Jambegede, Malang, di bawah Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari 125 perlakuan (galur) dengan 2 ulangan. Komponen hasil yang diamati meliputi tinggi tanaman, umur berbunga, umur masak, jumlah cabang, jumlah buku subur, jumlah polong isi per tanaman, jumlah polong hampa per tanaman, berat 100 biji, dan berat biji per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh karakter yang diamati memliki nilai heritabilitas yang tinggi kecuali jumlah cabang dan jumlah polong hampa. Karakter tinggi tanaman dan jumlah polong isi dapat digunakan sebagai kriteria seleksi. Kedua karakter ini memiliki nilai variabilitas, heritabilitas yang tinggi dan korelasi yang kuat serta pengaruh langsung yang tinggi terhadap berat biji per tanaman (hasil).

The objectives of this research were to quantify heritability and study the relationship between yield components and the yield that could be used as criteria selection. Relationship was analyzed by using correlation and path analysis. The research was done in the Jambegede Experimental Field of Indonesian Legumes and Tuber Crops Research Institute and arranged according to a Completely Randomized Block Design with two replications which consists of 125 treatments (strains). The yield components include plant height, days to flowering, ripe age, number of branches, number of fertile nodes, number of pods per plant, number of empty pods per plant, 100 seed weight, and seed weight per plant. The result of this experiment showed that all the observed characters have high heritability values except number of branches and the number of empty pods. Plant height and number of pods per plant could be used as selection criteria. Both of these characters have a high variability value, high heritability value and a high correlation and high direct effect on seed weight plant (yield).

Kata Kunci : kedelai, heritabilitas, korelasi, pengaruh langsung dan tidak langsung, kriteria seleksi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.