Laporkan Masalah

Penentuan Waktu Optimal Penyinaran Radiografi Gamma dengan Benda Uji SA 106

DYAH AYU SEKAR SARI, Ir. Mondjo, M. Si.; Doddy Muharram, S. T.

2014 | Skripsi | TEKNIK NUKLIR

Radiografi gamma merupakan salah satu teknik inspeksi non-destructive test (NDT) yang digunakan di industri. Teknik ini memanfaatkan radiasi gamma yang berasal dari sumber tertutup untuk menyinari benda uji. Radiasi yang melewati benda uji kemudian diteruskan untuk membentuk gambar pada film. Film ini kemudian digunakan untuk menentukan kualitas benda uji dari diskontinuitas yang diinterpretasi. Sebelum dilakukan interpretasi, perlu ditentukan dulu apakah film layak baca atau tidak. Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi kualitas film adalah waktu paparan. Dalam pelaksanaan proses radiografi, penyimpangan waktu paparan dapat terjadi karena masalah teknis. Oleh karena itu perlu diketahui seberapa besar penyimpangan waktu paparan yang masih dapat ditoleransi. Pada penelitian ini dilakukan variasi waktu paparan terhadap benda uji. Nilai variasi yang diberikan adalah  25% dan  50%. Benda uji merupakan plat carbon steel 10 mm dengan tinggi lasan seluruhnya sebesar 4 mm. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai sensitivitas adalah 1.76% dan 2.39%. Diskontinuitas terlihat dan letter B tidak terlihat untuk semua variasi waktu. Untuk nilai variasi densitas, seluruh variasi waktu paparan dapat diterima. Namun nilai densitas IQI untuk variasi waktu paparan 4,02 menit dan 2,68 menit berada di luar rentang yang diijinkan. Sehingga nilai densitas yang dapat diterima adalah pada nilai variasi 5,36 menit, 6,69 menit, dan 8,03 menit. Namun nilai penyinarannya adalah 5,36 menit.

Gamma radiography is one of non-destructive test (NDT) technique that widely used in industry. This technique utilizes gamma radiation from closed source to expose test piece. The radiation that passes test piece is forwarded to form picture in the film. This film is used to determine the quality of the test piece from the discontinuity that is interpreted. Before interpretation, determining whether the radiograph quality is acceptable or not is needed. In radiography process, exposure time shift is often technically happens. Because of this case, it is needed to know the exposure time shift that can be tolerated. In this research exposure time variation to the test piece is done. Variation value is ±25% and ±50%. The test piece is carbon steel SA 106 with thickness 10 mm and weld reinforcement 4 mm. Analysis shows the value of sensitivity is 1.76% and 2.39%. Discontinuity appears and letter B doesn't appears for all time variation. The density variation could be accepted for all time variation. But the IQI density for exposure time -25% and -50% is out of the range that is allowed in ASME section V article 2. In 5.36 minutes, 6.69 minutes, and 8.03 minutes the densities could be accepted. And the optimal exposure time is 5.36 minutes.

Kata Kunci : radiography, film, interpretation, time exposure, sensitivity, density, IQI


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.