PENGARUH KADAR CaCl2 TERHADAP PEMATANGAN DAN UMUR SIMPAN BUAH SAWO (Manilkara zapota (L.) van Royen)
HENDRIKUS BAYU, Ir. Sri Trisnowati, M.Sc.; Ir Rohlan Rogomulyo, M.P.; Dr. Rudi Hari Murti, S.P., M.P
2014 | Skripsi | AGRONOMIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar CaCl2 terhadap pematangan dan umur simpan buah sawo (Manilkara zapota (L.) van Royen) dan mendapatkan kadar CaCl2 yang terbaik dalam memperpanjang umur simpan buah sawo tanpa menurunkan mutu buahnya. Penelitian ini dilaksanakan di Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Hortikultura, Universitas Gadjah Mada pada bulan Juli sampai Agustus 2014. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah kadar CaCl2. Perlakuan pada penelitian ini terdiri atas: perendaman buah sawo dalam larutan CaCl2 kadar 0%, 2%, 4%, 6% dan 8%. Perendaman dilakukan selama 60 menit. Buah sawo tanpa perendaman digunakan sebagai kontrol. Data yang diperoleh dianalisis varian menurut kaidah rancangan acak lengkap. Apabila ditemukan pengaruh nyata antar perlakuan maka pengujian dilakukan dengan uji jarak berganda Duncan dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman buah sawo dalam air (kadar 0%) dan larutan CaCl2 berkadar 4% dan 6% dapat menghambat pematangan dan memperpanjang umur simpan selama 1 hari. Buah sawo yang direndam dalam larutan CaCl2 berkadar 4% menunjukkan nilai kekerasan buah, asam tertitrasi, padatan total terlarut, kandungan vitamin C, kualitas rasa dan aroma yang berbeda nyata dengan perlakuan lainnya saat buah kontrol matang. Perendaman buah sawo dalam larutan CaCl2 tidak memberikan perbedaan kualitas pada saat buah sawo matang, kecuali pada nilai visual quality rating (VQR).
The aim of this research was to study the effect of various CaCl2 concentration on ripening and storage life of sapodilla fruit (Manilkara zapota (L.) van Royen) and to determine the best concentration of CaCl2 to prolong storage life of sapodilla without decrease it�s quality. The research was conducted at the Laboratory of Horticulture, Gadjah Mada University from July to Agustus 2014. The Research using Completely Randomized Design (CRD) with 3 replications. The treatment used in this research is CaCl2 consentration. There was five levels concentration of CaCl2 solutions: 0%, 2%, 4%, 6% dan 8%. Sapodilla was dipped for 60 minutes. Untreated sapodilla fruit served as control. The collected data were analyzed by analysis of variance (Anova). Whenever the significant differences among treatments were observed, further analysis was carried out by applying Duncan�s Mutiple Range Test (DMRT) using level of significance of 95%. The result showed that water (0% concentrate) and CaCl2 solution (4% and 6% concentrate) can inhibited ripening dan prolong storagelife of sapodilla fruit for 1 day. Sapodilla fruit dipped in 4 % concentrate of CaCl2 solution showed the significant differences in fruit firmness, titrate acid, total soluble solids, amounf of vitamin C, quality of flavor and aroma when the control fruit ripe. Sapodilla dipped in CaCl2 solutions did not change the quality when ripe, exccept on visual quality rating (VQR).
Kata Kunci : Sawo, CaCl2, pematangan, umur simpan.