HUBUNGAN PAPARAN KOREAN WAVE (HALLYU) DENGAN BODY IMAGE DAN RISIKO EATING DISORDERS PADA REMAJA PUTRI SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA YOGYAKARTA
NURINA U H, Dr. Dra. Sumarni D. W., M.Kes.; A. Fahmy A. Tsani, S.Gz., Dieitisien, M.Sc.
2014 | Skripsi | GIZI KESEHATANLatar Belakang: Dampak paparan media informasi salah satunya dapat mempengaruhi kehidupan pada masa remaja yang dinamis. Melalui konten Korean wave ditampilkan karakteristik model yang identik dengan tubuh langsing, tinggi, dan menarik dapat menimbulkan persepsi body image pada remaja. Body image yang negatif pada remaja putri dapat mendorong munculnya gangguan perilaku makan yang disebut eating disorders. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan paparan Korean wave melalui media informasi dengan body image dan risiko eating disorders pada remaja putri SMA Negeri di Kota Yogyakarta. Metode: Desain penelitian menggunakan metode cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah remaja putri kelas X siswa SMA Negeri di Kota Yogyakarta. Sebanyak 109 subjek yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi mengisi kuesioner yaitu: kuesioner paparan Korean wave untuk mengetahui paparan dan frekuensi paparan Korean wave, Countour Drawing Rating Scale untuk mengetahui body image, Eating Attitude Test 26 untuk mengetahui risiko eating disorders. Data penelitian dianalisis dengan uji chi square dan uji regresi logistik. Hasil: Analisis multivariat menunjukkan variabel yang berhubungan dengan body image adalah paparan Korean wave (RP=1,6; 95%CI=0,14-16,55) dan dukungan teman sebaya (RP=6,7; 95%CI=1,33-32,30). Variabel yang berhubungan dengan risiko eating disorders berdasarkan analisis multivariat adalah paparan Korean wave (RP=2,1; 95%CI=0,97-4,63) dan body image (RP=2,93; 95%CI=1,25-5,49). Hasil analisis chi-square menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya aspek kepuasan (SSQS) berhubungan dengan body image (RP=1,2; 95%CI=0,04-0,93), dan body image memiliki hubungan yang bermakna dengan risiko eating disorders (RP=6,2; 95%CI=1,25-5,94). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara paparan Korean wave dengan body image dan risiko eating disorders pada remaja putri SMA Negeri di Kota Yogyakarta.
Background: The impact of media information can effected adolescence�s dynamic life. Through the content of Korean wave which displayed model characteristic that identical with slender body, tall, and attractive can lead to the adolescence body image perception. The negative body image in adolescence could encourage the emergence of eating behavior disorders known as eating disorders. Goal: To analyze the relation between Korean wave exposure through media information with body image and eating disorders risk on female high school students in Yogyakarta. Methods: This research utilize the cross sectional method with quantitative approach. The research population is female first-grade high school student in Yogyakarta. The subjectcs of 109 female students who are qualified with the inclusion and exclusion criterias are requsted to fill out the Korean wave exposure questionnaire, the Contour Drawing Rating Scale questionnaire, and the Eating Attitude Test 26. Data analyzed with chi square test and logistic regression test. Result: Multivariate analysis result showed body image and Korean wave exposure has significant correlation (RP=1,6; 95%CI=0,14-16,65), so did body image and peer group social support (RP=6,7; 95%CI=1,33-32,30). Eating disorders risk significantly correlated with Korean wave exposure (RP=2,1; 95%CI=0,97-4,63) and body image (RP=2,93; 95%CI=1,25-5,49). Chi square analysis showed peer group social support of satisfaction aspect correlated with body image (RP=1,2; 95%CI=0,04-1,05), also body image has significant correlation with eating disorders risk (RP=6,2; 95%CI=1,25-5,94). Conclusion: There is a significant correlation between Korean wave exposure with body image and eating disorders risk on state high school female adolescence in Yogyakarta.
Kata Kunci : Korean wave, hallyu, body image, eating disorders, remaja putri