Penarapan Pola Asuh Perempuan Pekerja (Studi Pada Buruh Pabrik Perempuan di Desa Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Tangerang)
SETHO ADINANTA, Fina Itriyati,M.A
2014 | Skripsi | SosiologiPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan deskriptif analitis. Penelitian deskriptif analitis adalah penelitian yang berkaitan dengan pengumpulan data guna memberi gambaran terhadap suatu konsep atau gejala dalam bentuk narasi. Penelitian ini berusaha untuk menggambarkan proses dan dinamika pada tahap mengemukakan konsep atau gejala yang diteliti secara lengkap, yang selanjutnya dilakukan penafsiran terhadap proses dan dinamika yang ditemukan. Atau dengan kata lain, penelitian ini juga meliputi analisa dan interpretasi, bukan sekedar mengumpulkan dan menyusun data. Dalam memetekan pola asuh yang diterapkan oleh buruh pabrik perempuan, peneliti terlebih dahulu melihat bagaimana hubungan orang tua terjalin. Hubungan orang tua terlihat bagaimana kehadiran anak dipandang mempunyai suatu nilai dimata orang tua dimana salah satunya adalah orang tua mempunyai kewajiban dalam membentuk kepribadian anak yang positif. Kepribadian anak terbentuk dengan menjalankan salah satu fungsi yang ada dalam keluarga yaitu fungsi sosilisasi. Dimana salah satu pola sosialisasi adalah penerapan pola asuh orang tua kepada anaknya. Pola asuh sendiri terbagi menjadi empat, yaitu pola asuh permsif, pola asuh demokratis, pola asuh otoriter dan pola asuh situsional. Pada penelitian kali ini, pola asuh yang diterapkan oleh buruh pabrik perempuan berbeda-beda. Penerapan pola asuh yang berbeda-beda teryata banyak dipengaruhi oleh latar belakang lingkungan sosial informan. Dari hasil penelitian ini, dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa buruh pabrik perempuan memaknai kehadiran anak lantas memunculkan tanggung jawab orang tua dalam membentuk kepribadian anak yang baik. Dimana pola asuh merupakan salah satu cara dalam membentuk kepribadian anak tersebut. Dalam hal ini, buruh perempuan mempunyai cara sendiri dalam menerapkan pola asuh yang dirasa paling cocok diterapkan untuk anaknya yang banyak dipengaruhi dari pengalaman latar belakang lingkungan sosial.
This study used qualitative research methods, using descriptive analytically. The study is descriptive analytical research related to data collection to provide an overview of a concept or phenomenon in narrative form. this study trying to describe the dynamics of the process and put forward the concept stage or symptoms were examined in full, and then make an interpretation of the process and dynamics were found. Or in other words, this study also includes analysis and interpretation, not just to collect and collate the data. In mapping parenting applied by female factory workers, researchers first look at how the relationship between parents intertwined. The relationship of parents look how the presence of the child is deemed to have a value in the eyes of parents where one only are parents have an obligation in shaping the personality of children positive. The child's personality is formed by executing one of the functions within family that functions sosilisasi. Where one of the patterns of socialization is the application of parenting parents to their children. Parenting itself is divided into four, namely parenting permsif, democratic parenting, authoritarian parenting and parenting situational. In the present study, the pattern foster applied by female factory workers vary. Application parenting Different teryata background heavily influenced by the social environment informant. From these results, it can be drawn a conclusion that female factory workers interpret the presence of a child and then bring up the responsibility of parents in shaping good boy personality. Where parenting is one way in shaping personality of the child. In this case, women workers have their own way in implement parenting deemed most suitable to be applied to her many influenced by the background of the experience of social environment.
Kata Kunci : buruh pabrik perempuan, anak balita, pola asuh.